Keluarga Tunggu Kepulangan Jenazah Yafet Korban KKB Dipulangkan ke Manado

Sulawesi Utara

Keluarga Tunggu Kepulangan Jenazah Yafet Korban KKB Dipulangkan ke Manado

Trisno Mais - detikSulsel
Sabtu, 01 Okt 2022 22:11 WIB
Keluarga Yafet Jorgen Rompis Korban KKB di Manado
Keluarga Yafet Jorgen Rompis Korban KKB di Manado. (Foto: Trisno Mais/detikcom)
Manado -

Yafet Jorgen Rompis (53), pria asal Manado Sulawesi Utara (Sulut), turut menjadi korban tewas serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Teluk Bintuni, Papua Barat. Keluarga kini masih menunggu kepastian pemulangan jenazah korban.

"Sebenarnya dari keluarga sudah menunggu beberapa hari, dibilang besok dan besok. Tapi sampai sekarang belum. Jadi biar bagaimanapun keluarga cemas," kata keluarga Yafet, Anto Kosasi (39) ketika ditemui detikcom di rumah korban di Kelurahan Malalayang 2, Kota Manado, Sabtu (1/10/2022).

Awalnya pihak keluarga mendapatkan informasi terkait pemulangan jenazah dari rekan kerja korban di Papua. Namun, pada saat itu pihaknya belum mendapatkan kejelasan terkait kapan jenazahnya dipulangkan.


Komunikasi terbaru, pihaknya mendapatkan informasi bahwa besok, Minggu (2/10), jenazah akan diterbangkan dari Papua ke Manado, sekitar pukul 13.00 Wita.

"Mudah-mudahan sudah pasti besok, berangkat jam 12 WIT dari Papua. Informasi dari atasan almarhum, katanya besok langsung di sini," ujarnya.

Anto mengaku keterlambatan pemulangan jenazah korban membuat pihak keluarga kecewa. Dia pun berharap agar jenazah korban secepatnya dibawa ke Manado karena keluarga sudah cemas dan menanti.

"Kami keluarga kecewa sih, karena lambat. Belum ada kepastian," ujarnya.

Untuk diketahui, KKB menyerang 14 pekerja di Teluk Bintuni, Papua Barat. Empat di antaranya tewas mengenaskan.

Kondisi jasad korban penuh luka bacok saat ditemukan. Dua di antaranya bahkan hangus terbakar.

Saat ini keempat jenazah disemayamkan di rumah sakit di Manokwari. Keempat jenazah dijadwalkan penerbangannya ke daerah asal yakni di Makassar dan Manado.



Simak Video "Pj Gubernur Papua Barat Daya Akan Dipilih Pekan Depan"
[Gambas:Video 20detik]
(alk/hmw)