Bengisnya KKB Serang 14 Pekerja Jalan Trans Papua: 4 Tewas-1 Orang Hilang

Papua Barat

Bengisnya KKB Serang 14 Pekerja Jalan Trans Papua: 4 Tewas-1 Orang Hilang

Tim detikcom - detikSulsel
Sabtu, 01 Okt 2022 07:15 WIB
Foto anggota kelompok OPM Maybarat, Papua Barat.
Foto: Dokumen Istimewa.
Papua Barat -

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali menunjukkan kebengisannya usai menyerang 14 pekerja proyek jalan di Teluk Bintuni, Papua Barat. 4 korban dilaporkan tewas dan satu lainnya dinyatakan hilang.

KKB menyerang ke-14 pekerja proyek Jalan Trans Kabupaten Teluk Bintuni-Kabupaten Maybrat pada Kamis (29/9). Sejumlah anggota KKB menebas dengan parang dan melakukan penembakan kepada para korban.

"Jumlah pekerja ada 14 orang (yang jadi korban)," ujar Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi saat dihubungi detikcom, Jumat (30/9/2022).


Adam Erwindi mengatakan bahwa Polres Teluk Bintuni, Kodim Bintuni dan Brimob telah diterjunkan ke lokasi penyerangan guna melakukan evakuasi terhadap korban.

"Kita masih menunggu tim karena korban-korban masih dalam perjalanan. Informasi dari Kapolres tadi informasi sempat terputus, sudah dievakuasi 4 jenazah dan korban selamat," katanya.

Dia mengatakan para korban dievakuasi dari lokasi penyerangan di Jalan Trans Kabupaten Teluk Bintuni-Maybrat menuju ke Polres Teluk Bintuni. Menurut Adam, evakuasi korban paling cepat berlangsung selama lima jam.

"Perjalanannya sih 5 jam tapi medan Papua. Jalannya masih pengerasan, jalannya sempit gunung-gunung dalam keadaan seperti itu sih harus waspada juga," sambungnya.

Menurut Kombes Adam, pihaknya sudah mengantongi identitas 14 pekerja. Selanjutnya diketahui bahwa masih ada satu korban wanita yang masih hilang atau belum diketahui keberadaannya.

"Tapi yang satu perempuan masih belum tahu, kasihan juga itu," katanya.

Dia menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengantongi identitas para pelaku. Selain melakukan evakuasi, petugas juga melakukan pengejaran.

"Polda Papua Barat sudah mengantongi nama-nama pelaku berdasarkan keterangan dan data. Bapak Kapolda memerintahkan jajaran agar terus memburu dan menangkap pelaku agar bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum," tuturnya.

Simak selengkapnya di halaman berikut.