Eks Kades di Lutim Ditahan Terkait Kasus Korupsi Dana Desa Rp 488 Juta

Eks Kades di Lutim Ditahan Terkait Kasus Korupsi Dana Desa Rp 488 Juta

Arzad - detikSulsel
Sabtu, 01 Okt 2022 00:01 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi kasus korupsi. (Edi Wahyono)
Luwu Timur -

Mantan Kepala Desa (Kades) Patengko, Kecamatan Tomoni Timur, Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan (Sulsel) inisial WS (50) ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi yang merugikan negara Rp 488 juta. WS pun ditahan usai menyalahgunakan anggaran dana desa tahun 2017-2019.

"Tersangka diduga telah melakukan tindak pidana korupsi pada pengelolaan dana desa di Desa Pattengko, Kecamatan Tomoni Timur, Kabupaten Luwu Timur tahun anggaran 2017-2019. Kerugian negara sebesar Rp 488.354.225," kata Kepala Cabang Wotu Kejari Luwu Timur, Asnaeni dalam keterangan yang diterima, Jumat (30/9/2022).

Tersangka WS kini ditahan di Rumah Tahanan Kelas IIB Masamba, Kabupaten Luwu Utara. WS ditahan selama 20 hari sejak Kamis (29/9).


"Tersangka sudah dibawa ke Rutan Kelas IIB Masamba untuk ditahan selama dua puluh hari, terhitung sejak tanggal 29 September 2022 sampai dengan tanggal 18 Oktober 2022," paparnya.

Asnaeni menuturkan, WS sempat membantah menyalahgunakan dana desa. Namun akhirnya perbuatannya terbongkar.

"Sudah ditanya supaya dia jujur tapi dia tutupi terus, baru pada akhirnya terbongkar juga," tuturnya

Atas perbuatannya, WS disangkakan telah melanggar Undang-undang KUHP tindak pidana kasus korupsi pengalokasian dana desa Patengko, Kecamatan Tomoni Timur.

"Tersangka WS disangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah dirubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 Ayat (1) ke-1 KUHPidana," pungkasnya.



Simak Video "Kades di Mamasa Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 748 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/tau)