Pemecatan Tak Hormat Oknum Polisi Sultra Nyambi Calo Casis-Terima Rp 200 Juta

Sulawesi Tenggara

Pemecatan Tak Hormat Oknum Polisi Sultra Nyambi Calo Casis-Terima Rp 200 Juta

Tim detikcom - detikSulsel
Jumat, 30 Sep 2022 06:00 WIB
Ilustrasi Tingkatan Pangkat Polisi
Foto: Ilustrasi. (Grandyos Zafna)
Kendari -

Oknum Biro SDM Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Briptu BR ditangkap Propam karena menjadi calo penerimaan calon siswa (casis) Polri 2022. Briptu BR dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Propam Polda Sultra melakukan operasi tangkap tangan terhadap Briptu BR di rumah pribadinya pada Juni 2022. Uang tunai Rp 200 juta turut disita sebagai barang bukti.

"Barang bukti ada Rp 200 juta," kata Kabid Propam Polda Sultra Kombes Prianto Teguh Nugroho kepada detikcom, Kamis (29/9/2022).


Selain menerima Rp 200 juta, Briptu BR juga mengiming-imingi sejumlah orang tua casis lainnya bahwa anaknya akan diterima jadi anggota Polri.

"Ada beberapa yang dia janjikan. Uang yang dia minta ke casis bervariasi, intinya dia ini melanggar," terangnya.

Briptu BR Dipecat Tidak Hormat

Briptu BR telah disidang pelanggaran kode etik terkait kasus calo casis Polri tersebut. Hasil sidang kode etik memutuskan Briptu BR dijatuhi sanksi PTDH alias dipecat tidak hormat oleh Polri.

Briptu BR menjalani sidang pelanggaran kode etik Polri pada Rabu (28/9). Briptu BR dinyatakan melakukan pelanggaran berat terkait kasus calo casis Polri tersebut.

"Sidangnya kemarin, kita sudah vonis. Dia (kena PTDH karena) melanggar kode etik, karena dia melakukan percaloan," kata Kombes Prianto Teguh Nugroho.

Kombes Prianto mengatakan Briptu BR diputuskan bersalah karena meminta dan menerima sejumlah uang dari calon siswa (casis) anggota Polri. Apalagi pelanggaran Briptu BR menjadi atensi di lingkungan Polri.

"Pelanggaran ini sudah menjadi atensi pimpinan," katanya.



Simak Video "Sempat 'Marahi' Jokowi karena HP Rusak, Sabrila Kini Dapat HP Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/sar)