Dugaan Penipuan Wanita Terpampang di Billboard

Pelapor Ungkap SLV Travel Makassar Gelapkan 3,3 M-Pakai Promosi Selebgram

Hermawan Mappiwali - detikSulsel
Sabtu, 24 Sep 2022 16:38 WIB
Foto terlapor kasus penipuan travel dipajang di iklan billboard, Makassar.
Foto: Isak Pasa'buan/detikSulsel
Makassar -

Bos perusahaan SLV Travel di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selvi Ahmad Firdaus yang fotonya terpampang di billboard di Jalan Sultan Alauddin, Makassar dilaporkan ke polisi atas tudingan membawa kabur dana Rp 3,3 miliar milik sejumlah korbannya. Salah satu korban mengaku tertipu karena perusahaan travel terlapor dipromosikan oleh selebgram.

"Saya tahu travel ini dari endorse. Dia kan banyak endorse selebgram-selebgram juga," ujar Magfirah Fahruddin, salah satu korban kepada detikSulsel, Sabtu (24/9/2022).

Menurut Magfirah, korban-korban dari bos SLV Travel ini juga ada yang berasal dari luar Kota Makassar.


"Ini laporan sudah banyak. Masalah yang ikut travel ini bukan cuma orang Makassar, ada dari Jakarta, Kendari, macam-macam. Yang penting bermacam-macam daerah lah," ujarnya.

Kendati demikian Magfirah secara pribadi mengaku tak terlalu mempermasalahkan selebgram yang mempromosikan SLV Travel tersebut. Dia meyakini selebgram itu tak mengetahui pemilik SLV Travel akan melakukan penipuan.

"Ini kan selebgram juga cuma jadi tempat promosi. Sebetulnya kasihan juga ini selebgram ya walaupun kita tahunya dari selebgram. Cuma kalau orang yang bersosial media ditanya, pasti tahunya dari selebgram, kan dia cuma endorse, profesional, kerja," katanya.

Magfirah sebelumnya juga mengungkap bahwa Selvi selaku bos SLV Travel telah membawa kabur dana Rp 3,3 miliar. Terlapor disebut bersedia mengembalikan dana korban atau refund namun dengan cara dicicil.

"Kalau kemarin terakhir (total kerugian) Rp 3,3 miliar," ujar Magfirah.

Menurut Magfirah, setiap trip yang disediakan perusahaan diikuti oleh kelompok peserta tertentu. Sebagai contohnya, kelompok Magfirah berjumlah 11 orang yang mana semuanya merupakan anggota keluarganya sendiri.

"Kalau yang total list ada 90-an. Tapi itu kan cuma perwakilan (kelompok), misalnya kayak saya tulis nama, tapi saya itu ada 11 orang," ujar Magfirah.

Magfirah mengatakan bahwa dia dan keluarganya telah menyetorkan Rp 140 juta 925 ribu. Namun pihak travel hanya mengembalikan dana Rp 25 juta 925 ribu tapi dengan cara dicicil.

"Dia janji tanggal 15 Juli (uang korban dikembalikan), tapi tanggal 15 Juli dia juga belum bayar sampai saya capek tagihnya. Itu pun dia cicil," kata Magfirah



Simak Video "Rapat dari Pagi Sampai Malam, 5 Mahasiswi di Makassar Kesurupan"
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/nvl)