Siswi SMP di Toraja Utara Ngaku Dilecehkan Kepsek, Ortu Lapor Polisi

Rachmat Ariadi - detikSulsel
Jumat, 23 Sep 2022 22:42 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Toraja Utara -

Siswi SMP berinisial L (15) di Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengaku dilecehkan oleh kepala sekolahnya berinisial TD. Polisi pun menyelidiki kasus ini usai dilaporkan orang tua korban.

"Iya benar kami sudah terima. Sementara proses penyelidikan," ucap Kapolres Toraja Utara, AKBP Eko Suroso saat dikonfirmasi, Jumat (23/9).

Pelecehan tersebut terjadi di wilayah Rantepao, Toraja Utara, pada Senin (4/8) lalu. Saat ini polisi masih mengumpulkan keterangan dengan memeriksa 7 saksi.


"Saat ini sekitar 7 saksi. Sementara kita masih berproses, mengumpulkan alat bukti, baik keterangan saksi maupun petunjuk lain," tandasnya.

Sementara orang tua korban inisial SR mengaku tidak menerima perlakuan terduga pelaku kepada anaknya. SR mengungkapkan TD melakukan pelecehan seksual di sebuah toilet rusak.

"Anak saya dilecehkan. Saya tidak terima ini, saya sudah percayakan anak saya ke sekolah tapi diperlakukan seperti itu," kata ibu korban SR kepada detikSulsel, Jumat (23/9).

"Di dalam toilet rusak itu anak saya dilecehkan. Saya tidak menduga anak saya diperlakukan seperti itu," sambungnya.

Saat kejadian, TD sempat melecehkan L secara verbal lantaran memaksa korban memberi nomor whatsapp. L pun menghempaskan tangan pelaku saat hendak melecehkan korban.

"Dia minta nomer WhatsApp anak saya," terang SR.

Awalnya, korban kata SR tidak ingin menceritakan hal tersebut kepada dirinya, dikarenakan rasa takut. Kejadian itu terungkap setelah korban bercerita dengan temannya, kemudian didengar oleh orang tua teman korban.

"Nanti orang tua temannya tanya saya, kalau anakku dilecehkan. Saya langsung syok, langsung saya laporkan ke Polres Toraja Utara," ucapnya.

Menurut SR saat ini anaknya mengalami trauma berat akibat kejadian tersebut. Anaknya tak ingin lagi bersekolah.

"Dia trauma berat, makanya saya minta psikolog untuk dampingi. Tidak mau lagi ke sekolah," pungkasnya.



Simak Video "TransJ Bakal Tambah Armada Bus Pink untuk Cegah Kekerasan Seksual"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/sar)