Petugas Lapas Narkotika Samarinda Ungkap Penyelundupan Sabu Pakai Drone

Kalimantan Timur

Petugas Lapas Narkotika Samarinda Ungkap Penyelundupan Sabu Pakai Drone

Muhammad Budi Kurniawan - detikSulsel
Jumat, 02 Sep 2022 17:04 WIB
Petugas jaga Lapas Narkotika Kelas II A Samarinda, Kalimantan Timur menemukan sabu seberat 30 gram yang diselundupkan menggunakan drone.
Foto: dok.ist
Samarinda -

Petugas jaga Lapas Narkotika Kelas II A Samarinda, Kalimantan Timur menemukan sabu seberat 30 gram yang diselundupkan menggunakan drone. Petugas awalnya mendengar suara drone melintas sehingga melakukan penyisiran dan menemukan sabu tersebut.

"Ada petugas jaga saat itu mendengar suara drone melintas, saat diperiksa petugas menemukan bungkusan makanan ringan di areal lapangan lapas, dan setelah dibuka ternyata isinya 3 poket sabu seberat 30 gram," ucap Kalapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Hidayat kepada detikcom, Jumat (2/9/2022).

Hidayat menjelaskan kejadian drone melintas terdengar dua kali oleh petugas jaga pada Kamis (1/9) pukul 20.20 Wita dan pukul 03.20 Wita. Petugas pun sempat merekam detik-detik drone melintas di area Lapas Narkotika.


"Saat itu para napi semua berada di dalam kamar, jadi kemungkinan sabu itu rencananya akan diambil pada pagi hari, tapi keburu anggota menemukan," terangnya.

Anggota jaga sempat mengikuti asal drone diterbangkan. Namun dalam pengejaran petugas tidak menemukan orang yang menerbangkan drone tersebut.

"Sempat dua anggota saya mengejar menggunakan motor, tapi karena drone ini cepat menghilang anggota tidak menemukan pelaku yang menerbangkan drone yang membawa sabu ini," ujarnya.

Usai kejadian, pagi hari petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap seluruh napi untuk memastikan barang terlarang itu tidak berbeda di dalam Lapas.

"Ya karena ini penyelundupan sabu menggunakan drone baru pertama kali, jadi atensi penjagaan kita perketat dengan memeriksa kamar napi, dan petugas jaga kita kerahkan melakukan pengawasan hingga dini hari," jelas Hidayat.

Selain itu, atas penemuan itu juga pihaknya pun langsung berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyerahkan sabu tersebut. Ia berharap kedepan polisi dapat melakukan penyelidikan untuk mengungkap sabu yang di kirim melalui drone.

"Barang bukti sudah kami serahkan ke pihak kepolisian, setelah ini kami juga akan berkoordinasi dengan pihak yang ahli di bidang drone untuk menemukan solusi, apakah ada alat penangkal drone, atau pendeteksi, supaya kejadian serupa tidak terjadi lagi," pungkasnya.



Simak Video "Mencicipi Aneka Kuliner Khas Swedia di Samarinda"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/sar)