Sulawesi Tenggara

Oknum Profesor UHO Kendari Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual!

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Jumat, 19 Agu 2022 13:35 WIB
Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sultra.
Foto: Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sultra. (Nadhir Attamimi/detikSulsel)
Kendari -

Oknum dosen Universitas Halu Oleo (UHO), Profesor B ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi inisial R (20). Profesor B terancam hukuman 12 tahun penjara.

"Kemarin (18/8) selesai gelar perkara kami menetapkan yang bersangkutan Profesor B sebagai tersangka (dugaan pelecehan seksual)," kata Kapolresta Kendari Kombes Muhammad Eka Faturrahman saat ditemui detikcom, Jumat (19/8/2022).

Dalam kasus ini polisi mendapatkan dua alat bukti cukup untuk penetapan status tersangka kepada Profesor B. Setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap pelapor, korban, saksi-saksi hingga terlapor Profesor B.

"Kami menemukan dua alat bukti cukup untuk menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka. Kami simpulkan hasil gelar perkara adanya satu peristiwa pidana yakni tindak pidana kekerasan seksual (dari laporan tersebut)," ungkap Faturrahman.



Polisi menjerat Profesor B dengan Pasal 6 huruf a dan c Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) No 12 Tahun 2022.

"Untuk huruf a ancaman pidananya maksimal 4 tahun penjara dan huruf c maksimal 12 tahun penjara," ungkapnya.

Oknum dosen UHO Profesor B sebelumnya diduga melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap mahasiswinya berinisial R. Lantas Profesor B kemudian dilaporkan ke polisi akibat tindakannya tersebut.


Informasi yang dihimpun detikcom, dugaan pelecehan seksual tersebut bermula saat korban menyetorkan rekapan nilai tugas rekan mahasiswa lainnya di rumah oknum profesor B pada Senin (18/7).

"Iya (terlapor seorang) Profesor. Iya benar kasus UHO ini (dugaan pelecehan seksual oknum dosen) inisial B sudah dilaporkan ke sini," kata Kapolresta Kendari Kombes Muhammad Eka Faturrahman dikonfirmasi detikcom, Rabu (20/7).



Simak Video "Bocah di Medan Dilecehkan 3 Orang Hingga Terinfeksi HIV"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/tau)