Berita Nasional

Alasan Deolipa Mau Polisikan Kabareskrim usai Laporkan Pengacara Bharada E

Tim detikSulsel - detikSulsel
Kamis, 18 Agu 2022 07:30 WIB
Eks pengacara Bharada E, Deolipa Yumara.
Deolipa Yumara (Foto: Wilda Nufus/detikcom)
Jakarta -

Mantan pengacara Bharada E atau Richard Elizier, Deolipa Yumara mengaku bakal melaporkan Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto. Laporan ini terkait dugaan pencemaran Undang-Undang ITE.

Deolipa mengungkapkan akan melaporkan Komjen Agus Andrianto jika laporannya terhadap pengacara baru Bharada E, Ronny Talapessy sudah naik penyidikan. Jika laporannya tersebut naik ke penyidikan maka itu membuktikan adanya pencemaran nama baik.

Dikutip dari detikNews, Deolipa juga mengungkapkan alasannya turut melaporkan Kabareskrim Polri tersebut. Ia menyebut Komjen Agus Andrianto bersama Ronny turut menyindir dirinya.


"Ketika naik sidik (penyidikan) saya langsung laporkan juga Kabareskrim yang udah nyindir saya," kata Deolipa di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (16/8/2022).

Deolipa memperkirakan laporannya terhadap Ronny akan naik ke penyidikan dalam waktu satu bulan. Setelah itu ia akan melaporkan Komjen Agus Andrianto.

"Kalau nggak nih, 1 bulan jadi sidik (penyidikan) dari lidik (penyelidikan) saya akan laporkan Kabareskrim kepada Polres ini lah, kan wilayah sini dengan dugaan adanya pencemaran Undang-Undang ITE," kata Deolipa.

"Kenapa? Karena bukan tupoksinya Kabareskrim bicara kepada masyarakat tentang itu, tupoksi yang benar adalah Divisi Humas Mabes Polri," lanjutnya.

Sindiran Kebanyakan Manggung-Buat Bharada E Tidak Tenang

Adapun dasar Deolipa merasa nama baiknya tercemar melalui media elektronik terkait beberapa pernyataan. Salah satunya karena dia yang juga seorang musisi disebut kebanyakan manggung di tengah bergulirnya kasus Bharada E.

"Karena saya dicemarkan nama baik saya di media elektronik di mana saya itu dicemarkan karena kebanyakan manggung, pertama," kata Deolipa.

Pernyataan kedua yang dinilai mencoreng nama baiknya sebagai pengacara adalah membuat Bharada E, yang saat itu sebagai kliennya, tidak tenang. Serta ketiga perihal konferensi pers yang dilakukannya.

"Yang kedua bikin si Bharada Eliezer nggak tenang. Ketiga, lagi penyidikan saya turun-turun aja ke mana ke bawah ke dasarnya itu untuk press conference istilahnya itu. Tiga itu saya dituduh bikin Bharada Eliezer tidak tenang, yang kedua sibuk manggung, yang ketiga konpers," tuturnya.



Simak Video "Deolipa Gugat Bareskrim-Bharada E, Minta Fee Rp 15 M"
[Gambas:Video 20detik]
(alk/tau)