Sulawesi Utara

Bayi 5 Bulan di Minahasa Selatan Jadi Korban Salah Sasaran Keluarga Sendiri

Trisno Mais - detikSulsel
Rabu, 17 Agu 2022 20:33 WIB
Ilustrasi Penganiayaan
Ilustrasi. Foto: istimewa
Minahasa Selatan -

Seorang bayi berusia lima bulan di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara (Sulut) menjadi korban salah sasaran keluarga sendiri. Insiden ini berawal dari cekcok kakek sang bayi dengan pelaku yang merupakan bibi bayi.

"Pelaku lempar kaca mobil depan, terus anak saya kena pecahan kaca. Luka telinga, kepala, dan tangan," kata ibu kandung bayi, Natalia Rantung (28) saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (17/8/2022).

Natalia menuturkan, awalnya pelaku terlibat cekcok dengan mertuanya atau kakek sang bayi di rumah mereka di Desa Popontolen. Setelah cekcok itu, dia dan mertuanya pergi menggunakan mobil bersama anaknya.


Namun, kata dia, pelaku yang merupakan bibi sang bayi sudah bersembunyi dan menunggu mereka melintas. Selanjutnya pelaku secara tiba-tiba mendekati mobil yang mereka gunakan dan melakukan pelemparan dengan target ke mertuanya.

"Setibanya di jalan belokan kami terkejut karena pelaku melempar depan mobil kami," bebernya.

Insiden pelemparan itu terjadi di Jalan Raya Desa Popontolen, Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan, sekitar pukul 12.00 Wita, Selasa (16/8/2022). Kekecewaan Natalia kemudian diunggah di media sosial hingga akhirnya viral.

Dalam unggahan foto yang dilihat detikcom, terlihat bayi tersebut sedang dipegang oleh seorang wanita. Tampak bayi tersebut mengalami luka di bagian kepala, telinga, serta tangganya.

Selanjutnya sebuah tulisan bernada kecewa atas insiden itu diungkapkan sang ibu kandung bayi. Dia keberatan dengan perbuatan pelaku.

"He, Priscilia Manarisip Umboh, saya tidak ada masalah dengan Anda. Tetapi sekarang Anda mencari masalah dengan saya. Anak saya tidak punya masalah, tapi Anda berbuat seperti ini terhadap dia. Kalau bertindak harus berpikir baik-baik, supaya tidak ada orang lain yang dikorbankan," tulis akun Facebook atas nama Natalia Umboh Rantung.

Kasus kekerasan ini kemudian sudah dilaporkan ke Polsek Tumpaan pada Selasa (16/8), dengan nomor laporan polisi: STTLP/38/VIII/2022/SEK-Tumpaan.



Simak Video "Viral Pelajar SMA Aniaya Siswi SMP di Sulut Gegara Rok Pendek"
[Gambas:Video 20detik]
(asm/ata)