Sulawesi Utara

Tawuran 2 Kelompok Pemuda di Manado, 1 Pelaku Diamankan Polisi

Trisno Mais - detikSulsel
Minggu, 14 Agu 2022 01:40 WIB
Tawuran 2 kelompok di Manado, Sulut.
Foto: Tawuran 2 kelompok di Manado, Sulut. (Dok. Istimewa/Tangkapan Layar)
Manado -

Tawuran 2 kelompok pemuda terjadi di Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Polisi mengamankan dalam insiden yang sempat viral di media sosial ini.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah pria sedang berada di jalan raya yang rampak beberapa dari mereka membawa kayu panjang. Sementara terlihat suasana di kompleks pasar terlihat mencekam.

Tidak hanya sejumlah pemuda yang membawa kayu, namun ada juga dari kelompok pemuda itu ikut membawa senjata tajam. Dalam video yang diunggah tertulis narasi suasana memanas atas adanya penganiayaan di dalam kompleks pasar itu.


Kapolsek Wanea Kompol Arie Najoan yang dikonfirmasi membenarkan adanya insiden itu. Peristiwa itu diketahui terjadi di Jalan Kampung Jawa Karombasan, Manado Sulut, pada Kamis (11/8/2022).

"Itu kejadiannya kemarin dulu, tapi karena anggota di TKP jadi aman," kata Kompol Arie saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (13/8).

Ari menjelaskan, situasi memanas gegara persoalan cekcok yang diawali dari pelaku bernama Valen ke pasar mencari pria bernama Rian. Pasalnya Valen membalas dendam usai ditampar Rian saat terlibat cekcok.

"Karena sih tersangka Valen ke pasar mencari namanya Rian. Karena sih Rian itu pernah ada masalah dengan Valen beberapa waktu lalu. Katanya Rian pernah tampar Valen. Akhirnya mereka cari Rian, tapi tidak ada di pasar," ujarnya.

Valen tersulut emosi lantaran saat itu orang yang dicarinya tidak ketemu. Hingga tak berselang lama, Valen lantas terlibat cekcok dengan seorang pria lainnya bernama Lukman yang kebetulan berada di lokasi tersebut.

Keduanya lalu terlibat perkelahian, sehingga istri Lukman bernama Yanti berupaya untuk menengarai perkelahian mereka. Namun wanita tersebut bernasib malang, karena ia malah mendapatkan luka serius akibat penganiayaan yang dilakukan Valen.

Akibat dari peristiwa itu, Yanti harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan tindakan medis.

"Karena dia mau bela suaminya yang hendak dianiaya, tapi dia kena," imbuhnya.

Saat ini pihaknya baru mengamankan satu tersangka. Menurut dia, Valen diamankan tak lama usai insiden tersebut. Kendati begitu, pihaknya tak menutup kemungkinan bakal mengamankan pelaku lainnya yang terlibat dalam insiden tersebut.

"Untuk sementara baru satu, nanti akan kita kembangkan apabila ada tersangka yang lain. Kita lihat dulu dalam pemeriksaan," pungkasnya.



Simak Video "Rawan Pemotor Tergelincir, Jalan di Kota Tua Mulai Dilapisi Anti-skid"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/sar)