Kalimantan Timur

20 Ilustrator di Samarinda Sampaikan Kritik-Keunikan Kota Lewat Desain Grafis

Muhammad Budi Kurniawan - detikSulsel
Minggu, 14 Agu 2022 00:42 WIB
Pameran desain grafis di Samarinda, Kaltim.
Foto: Pameran desain grafis di Samarinda, Kaltim. (Muhammad Budi Kurniawan/detikcom)
Samarinda -

Sebanyak 20 ilustrator asal Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) unjuk karya seni berbentuk desain grafis. Pameran ini sebagai ajang kritik hingga menunjukkan kecintaan terhadap Kota Samarinda.

"Sebagai wadah ilustrator di Samarinda untuk memperlihatkan karya mereka. Jadi semacam antalogi karya lah, tapi dalam bentuk visual yang bercerita tentang kota Samarinda," jelas Founder Samarinda Design Hub, Ramadan S Pernyata kepada detikcom, Sabtu (13/8/2022).

Kegiatan tersebut di gedung Samarinda Design Hub ini rencananya akan digelar hingga 21 Agustus mendatang. Pameran tersebut mengusung tema, 'Samarinda dalam Grafis'.


Ramadan menerangkan, sebagian besar karya ilustrator yang ditampilkan bermacam-macam makna, dari nilai kritik hingga hal-hal unik yang hanya ditemukan di Kota Samarinda.

"Ada karya tentang Samarinda yang selalu di serang banjir, jalan rusak, kapal tambang yang sering hilir mudik di sungai, dan juga ada karya bercerita kuliner, serta hantu-hantu yang cuman bisa ditemukan di Kota Samarinda," ujarnya.

Ramadan menilai, Samarinda dalam grafis ini juga sebagai ajang mengedukasi masyarakat. Dalam hal menunjukkan kepedulian terhadap Kota Samarinda.

"Ini bentuk kepedulian kami tentang kota Samarinda. Jadi tidak harus marah-marah atau demo di jalan, bentuk kecintaan kami dengan berkarya untuk Samarinda dengan sudut pandang masing-masing," ungkap Ramadan.

Membandingkan ilustrator yang ada di daerah lain, Samarinda sendiri baru mulai bergerak memperkenalkan karya berbentuk desain grafis. Namun Ramadan menegaskan, pameran ini akan terus dikembangkan.

"Ke depan bukan hanya 20 karya ilustrator, kami berencana akan mengumpulkan 1.000 ilustrator dan 1.000 berbagai macam karya yang nantinya akan ditunjukkan ke masyarakat melalui pameran," sambungnya.

Ramadan menambahkan, dari 20 karya desain ini, pihaknya akan mengumpulkan dan berencana menjadikan sebuah buku antalogi.

"Nantinya karya teman-teman dari 20 ilustrator ini akan kami kumpulkan dalam buku antalogi dengan judulnya, 'Samarinda dalam Grafis'. Insyaallah kita akan jual dan hasilnya kita serahkan 100 persen untuk di donasikan ke panti sosial perlindungan anak," pungkasnya.



Simak Video "Mobil Tabrak Rumah Picu Kebakaran di Samarinda, Satu Keluarga Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/sar)