Bocah di Makassar Tewas Dianiaya Usai Dituduh Mencuri, Polisi Selidiki

Muh Ishak Agus - detikSulsel
Minggu, 26 Jun 2022 10:14 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi bocah di Makassar ewas dianiaya. (/Thinkstock)
Makassar -

Polisi menyelidiki kasus bocah inisial DP (12) yang tewas di atas kapal di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Tewasnya DP diduga gara-gara dituduh mencuri ponsel milik penumpang di atas kapal.

"Memang ada tewasnya bocah 12 tahun karena diduga ada penganiayaan. (Dituduh) mencuri (ponsel) di kapal," kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Iptu Prawira Wardani kepada wartawan, Minggu (26/6/2022).

Informasi tewasnya DP pertama kali diketahui pada Jumat (24/6) malam. Awalnya korban dan orang tuanya datang menggunakan Kapal Motor (KM) Dharma Kencana 7 dari Surabaya tujuan Kota Manado, Sulawesi Utara dan transit ke Makassar.


"Kapal dari Surabaya dia mau ke Manado. Iya transit ke sini dan sudah sandar (kapalnya). Penganiayaan itu terjadi di atas kapal," tambah Prawira.

Sejauh ini informasi awal korban tewas akibat dianiaya karena mencuri ponsel. Namun pihaknya belum menemukan adanya dugaan tindak pidana pencurian itu.

"Sementara korban dituduh mencuri. Tapi belum terbukti sehingga dilakukan penganiayaan," jelasnya.

Namun akibat penganiayaan itu, korban mengalami sejumlah luka di tubuhnya. Namun untuk kepastiannya pihaknya menunggu hasil autopsi.

"Cuman memang ada tanda kekerasan di tubuh korban. Namun untuk pastinya kita tunggu hasil autopsi," terangnya.

Saat ini pihaknya telah memeriksa 6 orang saksi untuk mendalami kasus ini. Mulai dari Satpam, penumpang, dan kru kapal.

"Ada 3 dari satpam kapal, 1 penumpang, 2 kru kapal," ungkapnya.



Simak Video "Pemuda di Tasik Curi HP, Aniaya Anak Tetangga Pakai Besi"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/asm)