Sulawesi Utara

Buron 11 Tahun-Palsukan Identitas, Pelaku Pembunuhan di Sulut Ditangkap

Trisno Mais - detikSulsel
Kamis, 02 Jun 2022 21:49 WIB
Tersangka kasus pembunuhan di Sulut ditangkap usai 11 tahun buron. (detikcom/Trisno Mais).
Foto: Tersangka kasus pembunuhan di Sulut ditangkap usai 11 tahun buron. (detikcom/Trisno Mais).
Minahasa Selatan -

Buron kasus pembunuhan di Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (Sulut), Wendi alias MW (35) ditangkap setelah 11 tahun diburu polisi. Selama buron, pelaku kerap gonta-ganti KTP demi lolos dari kejaran polisi.

"Tersangka sudah menjadi buron atau DPO Polsek Amurang selama 11 tahun," ujar Kapolres Minahasa Selatan AKBP Bambang C. Harleyanto kepada wartawan, Kamis (2/6/2022).

Wendi terlibat kasus pembunuhan terhadap JO di Desa Lusan, Kecamatan Amurang Barat, Minahasa Selatan, pada Sabtu, 4 Juni 2011 silam. Saat itu Wendi menolak tawaran minuman keras dari JO sehingga pelaku ditampar.


"Sudah dikasi (minuman keras) tapi tidak diminum sehingga korban menampar wajah pelaku. Korban yang sudah marah lalu membalikkan meja tersebut,' ujar Bambang.

Korban yang tak terkendali karena sudah mabuk lalu kembali menampar Wendi. Pelaku akhirnya melakukan perlawanan dengan menikam korban JO hingga tewas.

"Tersangka membalas menusuk korban menggunakan badik yang dibawa korban dikeluarkan dari saku celana. Dan saudara JO terjatuh dan mengeluarkan darah dari mulut," katanya.

Wendi Gonta-ganti KTP

Sejak insiden nahas itu, Wendi melarikan diri dari kejaran polisi. Dia kemudian dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

Selama dikejar, Wendi disebut menyulitkan aparat karena kerap gonta-ganti KTP. Sedikitnya tersangka sudah empat kali ganti identitas di KTP.

"Kita sudah selidiki ada di Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Jakarta, Surabaya. Ini berpindah pindah selama 11 tahun ini," ungkap Bambang.

Suatu ketika, polisi mendeteksi Wendi sedang berada di wilayah Kabupaten Sigi, Palu sehingga polisi bergerak ke lokasi pada Kamis (26/5). Wendi akhirnya ditangkap pada Minggu (29/5).

"Ini kita tangkap di Desa Tongoa Kabupaten Sigi, Sulteng. Pada saat itu yang bersangkutan menginap di rumah temannya. Saat itu yang bersangkutan tidak melakukan perlawanan," kata Bambang.



Simak Video "Siswa di Manado Ditampar Guru, Ortu Laporkan ke Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/nvl)