Sulawesi Utara

Mau Dijual ke Papua, Senjata Api Selundupan di Sangihe Dikirim dari Filipina

Trisno Mais - detikSulsel
Rabu, 18 Mei 2022 13:47 WIB
Polisi saat menangkap pria penyelundup senjata api ilegal di Kepulauan Sangihe (Dok. Istimewa)
Foto: Polisi saat menangkap pria penyelundup senjata api ilegal di Kepulauan Sangihe (Dok. Istimewa)
Kepulauan Sangihe -

Polisi mengungkap asal-usul senjata api ilegal di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut) yang diduga hendak diselundupkan ke Papua. Senjata api ilegal jenis UZI itu berasal dari Filipina.

"Diduga dari Filipina yang dikirimkan ke Manokwari, Papua Barat," ungkap Kapolres Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Denny Tompunuh saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (18/5/2022).

Seperti diketahui, polisi menangkap pria berinisial FM selaku orang yang membawa senjata api ilegal jenis UZI. Menurut Denny, FM ditangkap di Kelurahan Sawang Bendar, Kecamatan Tahuna, Sangihe pada Senin (16/5).


"Kemarin dulu diamankan," ungkap AKBP Denny.

Sesuai informasi beredar, kasus penyelundupan senjata ilegal juga terjadi di Kabupaten Minahasa Utara. Kapolres Minahasa Utara AKBP Bambang Yudi Wibowo tak menampik informasi tersebut namun enggan berkomentar lebih.

"Tim sedang di lapangan untuk pengembangan," kata Bambang saat dimintai konfirmasi terpisah.

Sebelumnya diberitakan, polisi membongkar kasus penyelundupan senjata api ilegal di Sangihe. Sedikitnya 5 pucuk senjata api jenis UZI disita sebagai barang bukti.

Selain menyita 5 pucuk senpi, polisi juga menyita 25 butir amunisi kaliber 9 mm. "Ada 5 pucuk (senjata api) jenis UZI," kata AKBP Denny Tompunuh.



Simak Video "Mahfud Wanti-wanti Penyelundupan Senpi Ilegal di Perbatasan RI"
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/nvl)