Siswi SD di Takalar Dikabarkan Hilang, Ternyata Dibawa Kabur Pacar

Siswi SD di Takalar Dikabarkan Hilang, Ternyata Dibawa Kabur Pacar

Muh Ishak Agus - detikSulsel
Rabu, 11 Mei 2022 10:55 WIB
Twitter
Foto: Ilustrasi bocah SD yang dikabarkan hilang di Takalar dibawa kabur kekasih sendiri. (Getty Images/bombuscreative))
Takalar -

Seorang siswi SD di Kabupaten Takalar yang sempat dilaporkan hilang akhirnya ditemukan. Gadis berusia 12 tahun itu dibawa kabur pria bernama Nugrah (19) yang diketahui kekasihnya ke Kabupaten Bantaeng.

Polisi meringkus pelaku Nugrah di rumah keluarganya di Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng Selasa malam (10/5). Pada kesempatan yang sama polisi turut mengamankan korban.

"Tim Resmob dibantu dengan tim Polres Bantaeng berhasil mengamankan pelaku. Korban dan pelaku berpacaran," kata Kasat Reskrim Polres Takalar, Iptu Agus Purwanto kepada detikSulsel, Rabu (11/5/2022).


Dia menjelaskan, pelaku menjemput korban di sekolah. Nugrah alias Bintang langsung membawa korban di rumah keluarganya di Kabupaten Bantaeng.

"Pelaku Nugrah alias Bintang menjemput korban di sekolahnya. Kemudian membawanya ke Bantaeng di rumah keluarganya," sebut dia.

Hanya saja pihaknya belum mengungkap motif pelaku membawa kabur kekasihnya itu yang masih duduk di bangku kelas 5 SD. Nugrah masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Takalar.

"Korban dan pelaku di bawah ke Polres Takalar," jelasnya.

Sementara paman korban, Mustakim menjelaskan, awalnya korban meminta izin ke gurunya di SD Paririsi, Kecamatan Patalasang, Takalar, Selasa (10/5) sekitar pukul 10.30 Wita. Korban beralasan hendak melayat ke rumah neneknya yang baru saja meninggal.

"Dia izin ke gurunya ada neneknya meninggal lalu dia pergi mi. Tidak ada lihat dengan siapa dan bagaimana ciri-cirinya," sebut dia.

Setelah mendapat izin dari gurunya, anak tersebut pun pergi. Namun sekitar pukul 12.00 Wita, orang tua anak itu datang menjemput dan mengungkapkan bahwa tidak ada keluarganya yang meninggal.

"Sekitar jam 12 siang, orang tuanya datang menjemput dan anak itu sudah tidak ada. Tidak ada juga keluarga kami yang meninggal," beber Mustakim.

Pihak keluarga pun melaporkan ini ke Polres Takalar. Polisi awalnya sempat mendeteksi lokasi terakhir korban, namun setelahnya terdeteksi hilang.

"Saya yang sebarkan ke medsos. Kami lapor ke polisi dan sempat terdeteksi ada di Mangarabombang. Tapi pas kami ke sana, lokasinya itu sudah hilang. Tidak aktif," jelasnya.



Simak Video "Sadis! Paman Bunuh Ponakan Saat Belajar di Kelas"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/asm)