Peradi Makassar Laporkan Hotman Paris ke Polda Sulsel Terkait UU ITE

Muh Ishak Agus - detikSulsel
Senin, 25 Apr 2022 16:54 WIB
Ketua Dewan Kehormatan DPC Peradi Makassar Tajuddin Rachman  memegang surat laporan pengaduan terhadap Hotman Paris (Dok. Istimewa)
Foto: Ketua Dewan Kehormatan DPC Peradi Makassar Tajuddin Rachman memegang surat laporan pengaduan terhadap Hotman Paris (Dok. Istimewa)
Makassar -

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea resmi dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) oleh Dewan Kehormatan DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Makassar. Hotman dipolisikan atas tudingan pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE.

"Melaporkan pelanggaran ITE-nya, pencemaran nama baiknya.," ujar Ketua Dewan Kehormatan DPC Peradi Makassar Tajuddin Rachman kepada detikSulsel, Senin (25/4/2022).

Tajuddin mengatakan, pihaknya keberatan dengan pernyataan Hotman Paris yang menyebut Peradi yang dipimpin Otto Hasibuan tidak berdasar karena anggaran dasar yang tidak sah. Tajuddin menilai pernyataan itu merupakan penistaan bagi Peradi.


"Jadi si Hotman Paris ini kan menista anggota Peradi. Dia nyatakan bahwa anggota Peradi di bawah naungan Otto Hasibuan itu tidak mendasar dengan alasan bahwa anggaran yang digunakan untuk memilih Otto Hasibuan itu tidak sah," kata Tajuddin.

Tajuddin menegaskan justru tudingan Hotman Paris itulah yang tidak berdasar. Dia lalu menjelaskan Otto Hasibuan terpilih menjadi Ketua Peradi 2020-2025 berdasarkan anggaran dasar baru yang disahkan, bukan anggaran dasar yang diputuskan MA.

"Kalau anggaran dasar yang diputuskan oleh MA itu sudah tidak dipakai oleh Peradi-nya Otto. Jadi anggaran dasarnya itu, putusan MA itu kan sudah tidak punya kekuatan hukum. Tidak bisa dieksekusi karena tak bisa dipakai," kata dia.

Tajuddin juga mengaku keberatan dengan pernyataan Hotman Paris yang menyebut semua anggota Peradi di bawah naungan Otto itu KTA-nya tidak sah dan tidak bisa beracara di pengadilan. Tajuddin menegaskan semua KTA Peradi sah dan bisa beracara di seluruh Indonesia.

"Jadi si Hotman itu melakukan pembohongan publik yang menimbulkan kegelisahan, keonaran di kalangan para anggota Peradi di bawah naungan Otto Hasibuan," kata Tajuddin.

Dilansir dari detikNews, Hotman Paris Hutapea sempat membantah dirinya pernah menyebut Peradi Otto Hasibuan sebagai Peradi yang tidak sah. Dia menegaskan tidak pernah memakai kalimat 'Peradi tidak sah'.

Kendati demikian, Tajuddin menegaskan pernyataan Hotman yang menyinggung anggota Peradi sama saja menyinggung Peradi sebagai organisasi.

"Meskipun dia telah membuat pernyataan dia tak menyebut organisasi, tapi kan apa bedanya kalau dia mengatakan anggota Peradi dengan Peradi? sama saja," cetus Tajuddin.



Simak Video "Hotman Paris Ogah Minta Maaf soal PERADI Otto Hasibuan "
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/nvl)