4.599 Warga di Pulau Kodingareng Kini Nikmati Listrik PLTS Siang-Malam

Yudistira Imandiar - detikSulsel
Jumat, 12 Agu 2022 19:07 WIB
Hadirnya PLTS mampu meningkatkan kesejahteraan dan membantu mengembangkan kegiatan ekonomi di pulau yang berpenghuni 4.599 penduduk tersebut.
Foto: Dok. PLN
Jakarta -

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pulau Kodingareng, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan yang telah selesai direvitalisasi menerangi kehidupan masyarakat setempat. Ketersediaan listrik membuka kesempatan bagi warga Pulau Kodingareng untuk mendapatkan mata pencaharian baru.

Sekretaris Kelurahan Kodingareng Rudayya mengungkapkan dengan hadirnya PLTS mampu meningkatkan kesejahteraan dan membantu mengembangkan kegiatan ekonomi di pulau yang berpenghuni 4.599 penduduk tersebut.

"Dengan hadirnya listrik di siang ataupun malam hari, profesi masyarakat yang dulunya 90% adalah nelayan, kini lebih bervariasi ada yang menjadi pedagang ataupun penyedia jasa yang menggunakan listrik untuk menjalankan usaha," kata Rudayya dikutip dalam keterangan tertulis, Jumat (12/8/2022).


Ia menambahkan dari aspek pemerintahan dan sosial pun mengalami peningkatan. Pelayanan masyarakat disebut Rudayya menjadi lebih baik karena kegiatan operasional lebih memadai.

"Kini kantor dapat beroperasi tanpa menggunakan genset lagi, ini semakin membuat pelayan terhadap masyarakat semakin lebih baik," ungkap Rudayya.

Salah seorang nelayan di Pulau Kodingareng Daeng Ranni menuturkan kehadiran listrik membantu penghematan biaya operasional dalam pengerjaan kapalnya.

"Kalau bekerja memperbaiki kapal menggunakan genset kami menghabiskan Rp 50 ribu untuk membeli solar, beda halnya apabila menggunakan listrik kami hanya mengeluarkan Rp 50 ribu untuk satu bulan," urai Daeng Ranni.

Selain di sektor ekonomi, beroperasinya PLTS Kodingareng turut berpengaruh besar bagi sektor pendidikan. Guru SD Negeri Kodingareng Triandi menuturkan para guru dan murid merasakan manfaat dari ketersediaan listrik.

"Dengan listrik yang beroperasi lebih lama, kami dapat menggunakan proyektor, komputer, internet, serta pengeras suara untuk membantu aktivitas belajar mengajar," papar Triandi.

Hal senada dikatakan siswi SMA Citra Bangsa Sutaria. Ia merasa keberadaan listrik membantunya untuk belajar.

"Khususnya mengerjakan pekerjaan rumah di malam hari," tambah Sutaria.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat Awaluddin Hafid merinci, PLTS Kodingareng berkapasitas 260 Kilowatt Peak (kWp) telah memberikan kontribusi besar untuk melistriki 996 pelanggan di pulau tersebut.

"Dengan revitalisasi PLTS Kodingareng dan PLTS Tanakeke, kami optimis listrik dapat tersalurkan 24 jam dan perekonomian masyarakat yang mayoritas sebagai nelayan dapat meningkat," sebut Awaluddin.

"Program didieselisasi ini merupakan wujud nyata dari PLN untuk mencapai Carbon Neutral pada 2060 dengan mengoptimalkan energi domestik dan untuk menjaga ketahanan energi tanah air," ujar Awaluddin.

Sebagai informasi, PT PLN (Persero) melakukan revitalisasi PLTS di Pulau Kodingareng lewat kolaborasi bersama PT Pembangkit Jawa-Bali (PJB).

(akd/ega)