Desakan Bupati Takalar Pemprov Lobi Pusat Tol Mamminasata Tetap Masuk PSN

Tim detikSulsel - detikSulsel
Jumat, 12 Agu 2022 08:30 WIB
Proyek Tol Simpang Indralaya-Muara Enim
Ilustrasi proyek tol (Foto: Dok. Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR)
Makassar -

Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) diminta tak tinggal diam usai proyek Tol Mamminasata (Makassar-Maros-Sungguminasa-Takalar) dicoret dari daftar proyek strategis nasional (PSN). Bupati Takalar Syamsari Kitta mendesak agar Pemprov tetap melobi pusat agar proyek ini tetap diprioritaskan pembangunannya.

"Saya berharap Pemerintah Provinsi bisa melobi kembali Kementerian teknis untuk bisa kembali memasukkan jalan Tol Mamminasata sebagai PSN," ujar Syamsari kepada detikSulsel, Kamis (11/8/2022).

Proyek tol ini dinilainya sangat penting untuk mengkoneksikan kawasan-kawasan industri di wilayah aglomerasi Mamminasata. Termasuk jadi jalur logistik penghubung ke Kawasan Industri Takalar yang masuk daftar PSN.


"Selalu ya pertanyaan para investor dari luar kalau kita ajak ke Takalar yang juga mendapat PSN yaitu Kawasan Industri Takalar. Itu pertanyaannya adalah apakah jalan ini bisa diperbesar?" curhatnya.

Dia menegaskan ketersediaan infrastruktur jalan yang memadai selalu menjadi atensi pengusaha atau investor yang berkunjung ke Takalar maupun daerah sekitar Kota Makassar. Infrastruktur jalan yang ada saat ini kurang meyakinkan investor.

"Itu pasti tidak layak bagi pengusaha karena terlalu kecil (lebar jalannya). Bisa menimbulkan masalah bagi para pengguna jalan jika digunakan oleh mobil atau truk tronton," tuturnya.

Sehingga dia berharap Pemprov tetap mengupayakan Jalan Tol Mamminasata ini tetap masuk PSN. Syamsari menjelaskan jika Tol Mamminasata terealisasi akan memicu pertumbuhan ekonomi wilayah Metropolitan Makassar, Maros, Sungguminasa dan Takalar (Mamminasata) sebagai pintu gerbang Indonesia Timur. Apalagi Jalan Tol ini diharapkan menopang kawasan industri yang ada dengan menjadi jalur logistik antardaerah.

"Ini bisa dibuatkan proposal yang menarik investor sehingga tidak harus menggunakan anggaran pemerintah. Misalnya tol Bandara ke Pelabuhan itu kan konsorsium yang biayai kerja sama pemerintah. Jadi ini hal sama bisa diterapkan untuk membangun Jalan Tol Mamminasata," pungkas Syamsari.

Proyek Tol Mamminasata diketahui dicoret pemerintah dari daftar PSN. Salah satu pertimbangannya karena proyek ini sulit rampung atau beroperasi pada 2024.

"Ada beberapa pertimbangan jalan tol Makassar-Maros-Sungguminasata-Takalar dicoret dari daftar PSN," ungkap Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan, Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Reni Ahiantini kepada detikSulsel, Rabu (10/8).

Salah satunya karena adanya kendala keterbatasan APBN untuk pendanaan pengadaaan tanah. Selama ini pengadaan tanah untuk proyek PSN didanai Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

"Sehingga pendanaan tanah proyek PSN diprioritaskan untuk proyek yang ditargetkan beroperasi di 2024," tuturnya.



Simak Video "Menikmati Pemandangan Indah Hamparan Sawah dengan Secangkir Kopi, Maros"
[Gambas:Video 20detik]
(tau/asm)