Pria Bakar Pasar Sentral Soppeng Diduga Alami Gangguan Jiwa

Pria Bakar Pasar Sentral Soppeng Diduga Alami Gangguan Jiwa

Agung Pramono - detikSulsel
Minggu, 25 Okt 2026 12:09 WIB
Kondisi Pasar Sentral Batu-batu, Kabupaten Soppeng usai terbakar pada Sabtu (24/10/2026) malam.
Foto: Kondisi Pasar Sentral Batu-batu, Kabupaten Soppeng usai terbakar pada Sabtu (24/10/2026) malam. (dok. istimewa)
Soppeng -

Polisi mengamankan pria berinisial MA (29) yang diduga sengaja membakar Pasar Sentral Batu-batu, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan sementara menjalani pengobatan.

"Iya, diduga dibakar. Terduga pelaku sudah kami amankan," ujar Kasat Reskrim Polres Soppeng Iptu Firman kepada detikSulsel, Minggu (25/10/2026).

Tim URC Resmob Polres Soppeng mengamankan pelaku di rumahnya di Kecamatan Marioriawa pada Sabtu (24/10) sekitar pukul 22.00 Wita. MA disebut mengalami gangguan jiwa dan sedang rawat jalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Warga di sana sudah tahu kalau terduga pelaku memang sementara berobat, dia memiliki riwayat kejiwaan," kata Firman.

Namun polisi belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak rumah sakit terkait kondisi kejiwaan MA. Dugaan tersebut masih didalami.

ADVERTISEMENT

"Cuman memang harus difaktakan dengan surat langsung dari pihak rumah sakit atau pihak yang menangani kejiwaannya. Itu sementara kami usahakan," bebernya.

Dia menuturkan pelaku tidak melakukan perlawanan saat diamankan. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku membakar pasar karena sakit hati digertak oleh seseorang.

"Setelah dia membakar dia pergi ke rumah salah satu warga. Dia mengakui sudah membakar pasar karena digertak oleh seseorang," sebutnya.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita botol bekas pertalite dan korek api. Sementara pihak Laboratorium Forensik (Labfor) masih melakukan penyelidikan.

"Kami amankan botolan bekas pertalite, dan korek," imbuhnya.

Saat ini pelaku diamankan di Mapolres Sinjai untuk pemeriksaan lebih lanjut. Terkait kerugian, Firman mengaku masih dalam perhitungan.

"Untuk kerugian keseluruhan kios masih dihitung, karena bagian tengah habis, yang tersisa hanya sekitar pinggiran keliling pasar," pungkasnya.

Diketahui, Pasar Sentral Batu-batu di Dusun Tanete, Kelurahan Manorang Salo, Kecamatan Marioriawa, terbakar hebat pada Sabtu (24/10). Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.57 Wita.

"Tadi malam Pasar Sentral Batu-batu terbakar. Hampir semua kios yang terbakar, di tengah paling parah," ujar warga Batu-batu bernama Hasan kepada detikSulsel, Minggu (25/10).



(hsr/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads