Kebakaran di Gunung Lowa Sidrap 3 Hari Belum Padam

Kebakaran di Gunung Lowa Sidrap 3 Hari Belum Padam

Muhclis Abduh - detikSulsel
Jumat, 23 Okt 2026 14:20 WIB
Kebakaran hutan di Gunung Lowa, Sidrap, Sulsel, berlangsung 3 hari.
Foto: Kebakaran hutan di Gunung Lowa, Sidrap, Sulsel, berlangsung 3 hari. (dok. istimewa)
Sidrap -

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Gunung Lowa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel). Kebakaran sudah berlangsung 3 hari dan api belum padam.

Kebakaran terjadi di Gunung Lowa, Kelurahan Toddang Pulu, Kecamatan Tellu Limpoe sejak Rabu (21/10) sekitar pukul 15.45 Wita. Setelah tim Damkar turun untuk melakukan pemadaman, kondisi sempat padam namun pada Kamis (22/10) titik api kembali terlihat.

"Iya, sudah 3 hari mi terbakar (Gunung Lowa) sempat padam kemudian terbakar lagi," kata Danru Damkar Amparita Sidrap Muhammad Arif kepada detikSulsel, Jumat (23/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sempat padam kemudian kembali muncul lagi api. Tadi malam itu padam jam 10 malam. Tapi info warga hari ini kembali kebakaran," lanjutnya.

Arif menuturkan kebakaran terjadi diduga karena adanya warga yang membakar di kebunnya. Api kemudian menjalar ke Gunung Lowa hingga menjadi sulit untuk dipadamkan.

ADVERTISEMENT

"Dugaannya ini penyebab kebakaran karena ada warga yang membakar kebunnya dan api menjalar ke gunung," paparnya.

Arif mengakui pihaknya mengalami kesulitan melakukan pemadaman karena kondisi Gunung Lowa yang sulit dijangkau mobil Damkar. Selain itu juga kondisi gunung yang tinggi sehingga api mudah tertiup angin.

"Kondisi lokasi kebakaran ada memang yang susah dijangkau. Itu makanya biasanya ada muncul lagi titik api karena tidak semua titik dijangkau," jelasnya.

Dia menyebut total luas lahan yang terbakar sampai saat ini mencapai 12 hektare. Luas lahan terbakar masih bisa bertambah karena saat ini warga melaporkan muncul lagi titik api.

"Luas lahan terbakar untuk sementara 12 hektare. Mungkin masih akan bertambah karena hari ini terbakar lagi dan anggota sementara ke lokasi untuk pemadaman," terangnya.



(hsr/asm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads