Jalan Mulus Appi Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

Jalan Mulus Appi Menuju Kursi Ketua Demokrat Sulsel

Tim detikSulsel - detikSulsel
Jumat, 23 Okt 2026 06:30 WIB
Wali Kota Makassar Munafri Appi Arifuddin resmi gabung Demokrat.
Foto: Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin resmi gabung Demokrat. (Sahrul Alim/detikSulsel)
Makassar -

Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin selangkah lagi menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel). Perjalanan Appi meraih kursi kepemimpinan terbilang mulus setelah menjadi satu-satunya bakal calon yang maju di Musda Demokrat Sulsel.

Kepastian Appi sebagai calon Ketua DPD Demokrat Sulsel akan ditetapkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Demokrat Sulsel di Hotel Claro Makassar, Jumat (23/10/2026) hari ini. Appi digadang-gadang menggantikan Ni'matullah yang telah memimpin Demokrat Sulsel dua periode berturut-turut sejak 2016.

Rangkaian perjalanan Appi menuju kursi ketua DPD Demokrat Sulsel berlangsung singkat sejak memutuskan mundur dari Partai Golkar. Sebelum hengkang dari Golkar, Appi sempat dirayu oleh Ketua Dewan Pakar DP Partai Demokrat Andi Alfian Mallarangeng di Makassar pada Sabtu (3/10).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua hari usai pertemuan itu, Appi menemui Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS) di kediamannya Jalan Batu Putih Makassar, Senin (5/10). Appi datang menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai kader Golkar.

"Kami menghargai keputusan Appi melepas status sebagai kader Golkar," kata IAS dalam keterangannya, Senin (5/10).

ADVERTISEMENT

Selang tiga hari mengundurkan diri dari Golkar, Appi memenuhi undangan acara pendidikan politik DPD Demokrat Sulsel di Hotel Claro Makassar, Kamis (8/10). Momen itu menandai bergabungnya Appi sebagai kader Demokrat.

"Saya berterima kasih kepada Partai Demokrat sudah mau menerima saya bergabung di Partai Demokrat di Sulawesi Selatan ini," kata Appi kepada wartawan usai menerima KTA Demokrat.

Appi mengungkap alasannya bergabung ke Partai Demokrat karena memiliki kedekatan dan jejak historis. Appi mengaku selalu diusung Demokrat saat maju Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar pada 2020 dan 2024.

"Saya ada sejarah dengan Partai Demokrat. Dulu itu saya pernah sudah bergabung dengan Demokrat. Lalu dua kali saya mengikuti Pilkada itu di-support oleh Partai Demokrat, dan dari kalah, menang," paparnya.

Di sisi lain, Appi memastikan tidak ada masalah tertentu yang membuatnya hengkang dari Golkar. Appi menganggap pengundurannya dirinya dari partai beringin merupakan hal yang biasa dalam dunia politik.

"Nggak ada lah (alasan khusus meninggalkan Golkar). Nggak ada sama sekali. Kita menganggap bahwa proses perpindahan ini cuman perpindahan biasa saja," imbuh Appi.

Appi Daftar Calon Ketua Demokrat Sulsel

Wali Kota Makassar, Munafri 'Appi' Arifuddin, mengembalikan formulir calon Ketua Demokrat Sulsel dengan dukungan 24 DPC.Wali Kota Makassar, Munafri 'Appi' Arifuddin, mengembalikan formulir calon Ketua Demokrat Sulsel dengan dukungan 24 DPC. (dok. istimewa)

Tahapan Musda Demokrat Sulsel pun bergulir hingga pendaftaran bakal calon ketua Demokrat Sulsel dibuka sejak 15-21 Oktober 2026. Setiap bakal calon ketua dipersyaratkan mengantongi dukungan minimal 7 suara dewan pimpinan cabang (DPC).

Appi langsung tancap gas mengambil formulir pada hari pertama pendaftaran dibuka. Appi diwakili Sekretaris DPC Demokrat Makassar Fatmawati Wahyudin mengambil formulir di Kantor Demokrat Sulsel, Kamis (15/10).

Selang tiga hari kemudian, Appi mengembalikan formulir pendaftaran di kantor Demokrat Sulsel pada Minggu (18/10). Appi disambut langsung Ni'matullah dan jajaran pengurus DPD.

"Alhamdulillah, terima kasih atas dukungan dan kepercayaan kader semua. Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik sampai pelaksanaan Musda," kata Appi dalam keterangannya.

Appi mengapresiasi seluruh kader yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. Appi mengatakan dukungan terhadapnya tidak terlepas dari komunikasi dan konsolidasi internal yang dibangun bersama kader Demokrat dan dukungan pengurus DPP.

"Namanya komunikasi, konsolidasi, dilaksanakan secara internal. Kita juga masuk ke dalam rumahnya orang, tentu harus melalui proses-proses, membangun komunikasi. (Mappatabe) dengan kader partai Demokrat," ujar Appi.

24 DPC Demokrat di Sulsel Dukung Appi

Appi mendaftar menjadi bakal calon ketua Demokrat Sulsel usai mendapat dukungan suara dari 24 DPC se-Sulsel. Kondisi ini berpotensi membuat Appi terpilih secara aklamasi usai mengantongi dukungan mayoritas pemilik suara di Musda Demokrat Sulsel.

"Potensinya ada (terpilih melalui mekanisme aklamasi), tapi nanti kita lihat seperti apa prosesnya di Musda," ucap Appi.

Appi mengatakan, proses pencalonannya tetap mengikuti mekanisme dan aturan yang berlaku. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada partai untuk menindaklanjuti tahapan pencalonannya sebagai ketua Demokrat Sulsel.

"Tentu, proses pencalonan dan mekanisme pemilihan tetap menjadi bagian dari tahapan organisasi yang harus kita ikuti bersama," imbuh Appi.

Sementara itu, Sekretaris DPD Demokrat Sulsel Haidir Majid memastikan pendaftaran Appi sudah memenuhi persyaratan. Berkas pencalonan Appi dinyatakan lengkap.

"Alhamdulillah, Ketua DPC 24 kabupaten/kota hadir pada kesempatan ini," ujar Haidar.

Dukungan 24 DPC mengisyaratkan soliditas dukungan di tingkat daerah terhadap pencalonan Appi. Tidak hanya itu, organisasi sayap partai juga menyatakan dukungan kepada wali kota Makassar tersebut.

"Pada kesempatan ini juga, Pak Appi mendapat dukungan sayap Partai Demokrat," sambung mantan anggota DPRD Sulsel tersebut.

Bakal Calon Tunggal Ketua Demokrat Sulsel

Appi pun dinyatakan sebagai bakal calon tunggal ketua DPD Demokrat Sulsel. Appi satu-satunya kandidat yang telah mengembalikan formulir sampai hari terakhir pendaftaran untuk maju Musda Demokrat Sulsel.

"Durasi pendaftaran yang terdiri dari pengambilan dan pengembalian formulir hingga tanggal 21 Oktober 2026 pukul 23.59 Wita hanya Pak Munafri Arifuddin," kata Anggota Steering Committee (SC) Musda Demokrat Sulsel, Andi Januar Jaury Dharwis kepada detikSulsel, Kamis (22/10).

DPP Demokrat selanjutnya melakukan verifikasi terhadap bakal calon yang telah mendaftar. Verifikasi tersebut tetap dilakukan meskipun Appi sebelumnya telah menyerahkan lembaran dukungan dari DPC.

"Selanjutnya verifikasi oleh DPP PD meskipun sebelumnya bakal calon, yakni Pak Appi, sudah menyerahkan lembaran dukungan dari DPC-DPC," jelasnya.

Verifikasi merupakan fase akhir bagi bakal calon sebelum memasuki sidang Musda. Dalam sidang itu, peserta Musda akan menetapkan bakal calon menjadi calon tunggal ketua DPD Demokrat Sulsel.

"Hasil Musda, yakni calon ketua, selanjutnya diserahkan ke otoritas pusat untuk ditetapkan sebagai ketua," tutur Ketua Bappilu DPD Demokrat Sulsel ini.

Januar kembali menegaskan proses verifikasi tetap berjalan meski Appi diklaim mengantongi mayoritas pemilik suara di Musda. Status Appi sebagai pendaftar tunggal belum otomatis membuatnya ditetapkan sebagai ketua DPD Demokrat Sulsel.

"Makanya fase selanjutnya setelah penutupan pendaftaran, verifikasi oleh DPP," imbuh Januar.

Sementara itu detikSulsel telah menghubungi Ni'matullah terkait sikapnya yang memutuskan tidak mendaftar di Musda Demokrat Sulsel. Namun pria yang akrab disapa Ulla itu belum merespons dan memberikan penjelasan.

Halaman 3 dari 2


Simak Video "Danny Pomanto Dedikasi 'Anak Lorong' Untuk Kota Makassar"
[Gambas:Video 20detik] (sar/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads