Hari Santri diperingati setiap 22 Oktober melalui berbagai kegiatan, baik di pondok pesantren, sekolah, hingga instansi keagamaan. Salah satu kegiatan yang dapat biasanya diselenggarakan adalah Apel Hari Santri.
Diketahui, peringatan Hari Santri menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan santri dan ulama dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Penyelenggaraan Apel Hari Santri menjadi momentum untuk meneguhkan semangat perjuangan, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta menumbuhkan komitmen santri dalam menjaga persatuan dan berkontribusi bagi bangsa.
Agar pelaksanaannya berjalan lancar, panitia perlu menyiapkan susunan apel yang mencakup rangkaian kegiatan. Berikut contoh susunan apel Hari Santri yang dapat dijadikan referensi, lengkap teks Ikrar Santri, Resolusi Jihad, dan doa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Contoh Susunan Apel Hari Santri 2026
Susunan Apel Hari Santri 2026 #1
- Pemimpin upacara memasuki lapangan.
- Pembina upacara tiba di tempat apel.
- Penghormatan kepada pembina upacara.
- Laporan pemimpin apel kepada pembina.
- Menyanyikan lagu Indonesia Raya.
- Mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan.
- Pembacaan Ikrar Santri.
- Pembacaan naskah Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama (NU).
- Amanat pembina.
- Pembacaan doa Hari Santri.
- Laporan akhir pemimpin
- Penghormatan kepada pembina
- Pembina meninggalkan tempat.
- Apel selesai, peserta dibubarkan dengan tertib.
Susunan Apel Hari Santri 2026 #2
- Pemimpin pleton menyiapkan pasukannya masing-masing
- Pemimpin Upacara memasuki tempat upacara, pasukan disiapkan
- Laporan Penanggungjawab Upacara kepada Pembina Upacara
- Pembina Upacara menuju mimbar upacara
- Penghormatan pasukan
- Laporan pemimpin upacara
- Tamu Undangan dimohon untuk berdiri
- Pengibaran sang Saka Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya
- Mengheningkan cipta dipimpin oleh pembina upacara
- Tamu undangan duduk kembali
- Pembacaan teks Pancasila oleh pembina upacara, seluruh peserta upacara menirukan.
- Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pembacaan Naskah Resolusi Jihad, Pembacaan Ikrar Santri, Amanat Pembina Upacara
- Pembacaan doa
- Laporan pemimpin upacara
- Penghormatan pasukan
- Pembina upacara meninggalkan mimbar upacara menuju tempat undangan
- Laporan Penanggungjawab upacara kepada Pembina upacara
- Persembahan lagu Mars Hari Santri 2026
- Upacara selesai
Susunan Upacara Hari Santri 2026 #3
- Masing-masing pemimpin barisan menyiapkan barisannya
- Pemimpin upacara memasuki lapangan upacara, peserta disiapkan
- Penghormatan peserta upacara kepada pemimpin upacara dipimpin oleh pemimpin barisan yang paling kanan
- Laporan setiap pemimpin barisan kepada pemimpin upacara
- Pembina upacara memasuki lapangan upacara
- Penghormatan peserta upacara kepada pembina upacara dipimpin oleh pemimpin upacara
- Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara bahwa upacara bendera dalam rangka Hari Santri Nasional tanggal 22 Oktober Tahun 2026 siap dimulai
- Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya
- Mengheningkan cipta dipimpin oleh pembina upacara
- Pembacaan teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945
- Pembacaan Ikrar Santri oleh petugas dan diikuti seluruh peserta upacara
- Pembacaan teks Pancasila, ditirukan oleh seluruh peserta upacara
- Amanat pembina upacara, peserta upacara diistirahatkan
- Menyanyikan lagu Mars Syubbanul Wathan (Yaa Lal Wathan)/Lagu Hari Santri dan Syukur;
- Pembacaan doa
- Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara bahwa upacara telah selesai dilaksanakan
- Penghormatan kepada pembina upacara dipimpin oleh pemimpin upacara
- Pembina upacara meninggalkan lapangan upacara
- Pengumuman-pengumuman
- Upacara selesai, barisan dibubarkan oleh pemimpin upacara.
Susunan Apel Hari Santri 2026 #4
I. Acara Pendahuluan
- Para peserta apel (santri/para undangan) telah berbaris di lapangan upacara.
- Komandan Peleton menyiapkan pasukannya masing-masing.
- Pemimpin Apel memasuki lapangan apel dan mengambil alih pimpinan.
II. Acara Inti
- Pembina Apel tiba di tempat apel.
- Penghormatan umum kepada Pembina Apel dipimpin oleh Pemimpin Apel.
- Laporan Pemimpin Apel kepada Pembina Apel bahwa Apel Hari Santri 2026 siap dimulai.
- Pengibaran / Penghormatan Bendera Merah Putih diiringi lagu "Indonesia Raya".
- Mengheningkan Cipta dipimpin oleh Pembina Apel.
- Pembacaan Teks Pancasila oleh Pembina Apel, diikuti oleh seluruh peserta apel.
- Pembacaan Teks UUD 1945.
- Pembacaan Teks Ikrar Santri Indonesia.
- Pembacaan Naskah Resolusi Jihad.
- Amanat Pembina Apel (Peserta apel diistirahatkan).
- Menyanyikan lagu wajib/mars:
- Mars Hari Santri (Yalal Wathon / Hari Santri)
- Pembacaan Doa.
- Laporan Pemimpin Apel kepada Pembina Apel bahwa apel telah selesai dilaksanakan.
- Penghormatan umum kepada Pembina Apel dipimpin oleh Pemimpin Apel.
- Pembina Apel meninggalkan tempat apel.
III. Acara Penutup
- Pemimpin Apel membubarkan barisan.
- Acara tambahan (Penampilan seni santri, penyerahan penghargaan, atau atraksi pencak silat - opsional).
Susunan Apel Hari Santri 2026 #5
A. Persiapan
- Masing-masing pemimpin barisan menyiapkan pasukannya.
- Pemimpin Apel memasuki lapangan dan mengambil alih pimpinan.
B. Pelaksanaan
- Pembina Apel memposisikan diri di mimbar apel.
- Penghormatan kepada Pembina Apel dipimpin oleh Pemimpin Apel.
- Laporan Pemimpin Apel.
- Pengibaran / Penghormatan Bendera Merah Putih diiringi lagu "Indonesia Raya".
- Mengheningkan cipta dipimpin oleh Pembina Apel.
- Pembacaan Teks Pancasila oleh Pembina Apel, ditirukan oleh seluruh peserta.
- Pembacaan Naskah Resolusi Jihad dan Ikrar Santri.
- Amanat Pembina Apel.
- Menyanyikan Mars Hari Santri dan Yalal Wathon.
- Pembacaan Doa.
- Laporan Pemimpin Apel bahwa apel telah selesai.
- Penghormatan kepada Pembina Apel.
- Pembina Apel meninggalkan lapangan apel.
C. Penutup
- Pemimpin Apel membubarkan barisan.
Tesk Ikrar Santri
Mengutip laman laman resmi UIN Sunan Gunung Djati, berikut adalah teks Ikrar Santri yang umumnya dibacakan pada upacara peringatan Hari Santri:
Ikrar Santri
Bismillahhirrahmani rahim
Asyhadu Alla ilaha ilallah wa ashadu anna muhammadurrasulullah
Kami Santri Negara Kesatuan Republik Indonesia beriktiar:
- Sebagai Santri Negara Kesatuan Republik Indonesia, berpegang teguh pada aqidah, ajaran, nilai, dan tradisi Islam Ahlussunnah wal Jama'ah.
- Sebagai Santri Negara Kesatuan Republik Indonesia, bertanah air satu tanah air Indonesia, berideologi negara satu ideologi Pancasila, berkonstitusi satu Undang Undang Dasar 1945, berkebudayaan satu kebudayaan Bhineka Tunggal Ika.
- Sebagai Santri Negara Kesatuan Republik Indonesia, selalu bersedia dan siap siaga, menyerahkan jiwa dan raga, membela tanah air dan bangsa Indonesia, mempertahankan persatuan dan kesatuan nasional serta mewujudkan perdamaian dunia.
- Sebagai Santri Negara Kesatuan Republik Indonesia, ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional, mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan, lahir dan batin, untuk seluruh rakyat Indonesia.
- Sebagai Santri Negara Kesatuan Republik Indonesia, pantang menyerah, pantang putus asa serta siap berdiri di depan melawan pihak-pihak yang akan merongrong Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, serta konstitusi dasar lainnya yang bertentangan dengan semangat Proklamasi Kemerdekaan dan Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama.
Teks Resolusi Jihad
Berikut naskah Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang telah disesuaikan dengan ejaan yang disempurnakan yang dikutip dari laman Nahdlatul Ulama (NU):
Resolusi
Bismillahirrahmanirrahim
Rapat besar wakil-wakil daerah (Konsul-konsul) Perhimpunan Nahdlatul Ulama seluruh Jawa-Madura pada tanggal 21-22 Oktober 1945 di Surabaya.
Mendengar :
Bahwa di tiap-tiap daerah di seluruh Jawa-Madura ternyata betapa besarnya hasrat umat Islam dan Alim ulama di tempatnya masing-masing untuk mempertahankan dan menegakkan AGAMA, KEDAULATAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA MERDEKA.
Menimbang:
a. Bahwa untuk mempertahankan dan menegakkan Negara Republik Indonesia menurut hukum AGAMA ISLAM, termasuk sebagai suatu kewajiban bagi tiap-tiap orang Islam.
b. Bahwa di Indonesia ini warga Negaranya adalah sebagian besar terdiri dari Umat Islam.
Mengingat:
a. Bahwa oleh pihak Belanda (NICA) dan Jepang yang datang dan berada di sini telah banyak sekali dijalankan banyak kejahatan dan kekejaman yang mengganggu ketenteraman umum.
b. Bahwa semua yang dilakukan oleh semua mereka itu dengan maksud melanggar Kedaulatan Republik Indonesia dan Agama, dan ingin kembali menjajah di sini, maka di beberapa tempat telah terjadi pertempuran yang mengorbankan beberapa banyak jiwa manusia.
c. Bahwa pertempuran-pertempuran itu sebagian besar telah dilakukan umat Islam yang merasa wajib menurut hukum agamanya untuk mempertahankan Kemerdekaan Negara dan Agamanya.
d. Bahwa di dalam menghadapi sekalian kejadian-kejadian itu belum mendapat perintah dan tuntutan yang nyata dari Pemerintah Republik Indonesia yang sesuai dengan kejadian-kejadian tersebut.
Memutuskan:
- Memohon dengan sangat kepada Pemerintah Republik Indonesia supaya menentukan suatu sikap dan tindakan yang nyata serta sepadan terhadap usaha-usaha yang akan membahayakan kemerdekaan Agama dan Negara Indonesia, terutama terhadap pihak Belanda dan kaki tangan.
- Supaya memerintahkan melanjutkan perjuangan bersifat "sabilillah" untuk tegaknya Negara Republik Indonesia Merdeka dan Agama Islam.
Surabaya, 22 Oktober 1945
NAHDLATUL ULAMA
Doa Hari Santri 2026
Hingga Selasa, 20 Oktober 2026 doa untuk penyelenggaraan upacara Hari Santri 2026 belum dirilis, sebagai contoh berikut doa Hari Santri 2025 yang dikutip dari PCNU Cilacap:
Marilah kita semua sejenak menundukkan kepala, melapangkan hati, membuka pikiran, dan menengadahkan tangan mengharap keridaan dan keberkahan Allah SWT.
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ حَمْدًا شَاكِرِينَ حَمْدًا نَاعِمِينَ، حَمْدًا يُوَافِقُ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيدَهُ، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ الْكَرِيمِ وَعَظِيمِ سُلْطَانِكَ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.
(Alḥamdulillāhi Rabbil-'ālamīn, ḥamdan syākirīn, ḥamdan nā'imīn, ḥamdan yuwāfiqu ni'amahu wa yukāfi'u mazīdah. Yā Rabbanā, lakal-ḥamdu wa lakasy-syukru kamā yanbaghī lijalāli wajhikal-karīmi wa 'aẓīmi sulṭānik. Allāhumma ṣalli wa sallim 'alā sayyidinā Muḥammadin wa 'alā ālihi wa ṣaḥbihi ajma'īn.)
Ya Allah yang Maha Penyayang,
Puji syukur kami persembahkan ke hadirat-Mu atas anugerah nikmat yang telah Engkau karuniakan kepada kami, sehingga hari ini, Kamis, 22 Oktober 2026, bangsa Indonesia memperingati Hari Santri Tahun 2026.
Ya Rabb, Tuhan sekalian alam,
Perkenankan kami Santri Indonesia dan orang-orang yang mencintai Santri berkumpul di sini untuk bermunajat mengharap keberkahan dan keridhaan-Mu.
Maka, tuntun dan bimbinglah kami sebagaimana Engkau telah menuntun dan memberi petunjuk kepada orang-orang Sholih sebelum kami.
Ya Allah Sang Maha Pemilik Cahaya,
Terangilah setiap jengkal dan sudut relung hati kami dengan pancaran nur Ilahiah-Mu, agar setiap tarikan nafas, setiap gerak tubuh, setiap ucapan lisan, setiap niat dan pikiran kami selalu tertuju menghamba kepada-Mu.
Jadikan segala aktivitas kami ini sebagai ladang amal saleh, amal sosial bagi diri kami sehingga menghantarkan kami pada kebaikan dan kesalehan hidup kami.
Ya Allah yang maha Perkasa
Karuniakanlah kepada kami kesehatan lahir batin, kekuatan, dan perlindungan-Mu sehingga kami mampu menjalankan amanah sosial dan amanah santri dengan baik, dan tuntunlah senantiasa kami menjadi khoirunnas anfauhum linnas, santri-santri pilihan yang senantiasa mampu menebar manfaat bagi kemaslahatan umat, kemaslahatan masyarakat, bangsa dan negara.
Ya Allah yang Maha Sempurna
Limpahkan nikmat dan karunia-Mu kepada Masyarakat dan Bangsa ini dalam kesejahteraan dan kemakmuran, rekatkan kami dan kuatkan jiwa raga kami dalam membangun Negeri ini, serta kokohkan kami dalam bingkai NKRI sehingga mampu menata hari esok yang lebih baik dan lebih indah dalam naungan cahaya rida-Mu.
Ya Allah yang Maha Pengampun
Ampunilah dosa dan kesalahan kami, kedua orang tua kami, guru-guru kami, pemimpin-pemimpin kami, para pejuang pahlawan kami. Terima dan kabulkanlah doa dan permohonan kami.
Rabbanā ātinā min ladunka raḥmah, wa hayyi' lanā min amrinā rasyadā.
Rabbana atina fid-dunyā ḥasanah wa fil-ākhirati ḥasanah wa qinā 'ażāban-nār.
Al-ḥamdu lillāhi Rabbil-'ālamīn
Itulah contoh susunan apel Hari Santri 2026 lengkap teks Ikrar Hari Santri, Resolusi Jihad, dan doanya. Semoga bermanfaat ya, detikers!
