Plt Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mendukung penguatan UMKM lokal melalui Sulsel Expo UMKM Ekosistem Haji dan Umrah 2026 di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dia berharap kegiatan ini membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk lokal dan meningkatkan ekonomi masyarakat.
Darmawangsyah kembali hadir pada hari kedua Sulsel Expo UMKM Ekosistem Haji dan Umrah di Taman Sultan Hasanuddin, Gowa, Sabtu (17/10/2026). Dia menyambut dan mendampingi kedatangan Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, serta sejumlah pejabat lainnya.
Darmawangsyah menyambut baik dorongan Menteri Haji dan Umrah untuk memperluas keterlibatan UMKM dalam ekosistem ekonomi haji dan umrah. Menurutnya, peluang tersebut dapat membantu pelaku usaha lokal menjangkau pasar yang lebih luas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penguatan UMKM perlu diarahkan pada terbukanya akses pasar yang lebih luas. Pelaku usaha lokal harus memiliki kesempatan untuk mengembangkan produknya dan menjangkau pasar yang potensial, termasuk ekosistem ekonomi haji dan umrah," sebut Darmawangsyah, Sabtu (17/10/2026) malam.
Sulsel Expo UMKM Ekosistem Haji dan Umrah di Kabupaten Gowa. Dokumen Istimewa |
Dia berharap kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dapat menciptakan kemitraan yang berkelanjutan. Dengan begitu, produk UMKM daerah diharapkan semakin kompetitif dan mampu menjangkau pasar potensial.
"Harapannya, kegiatan ini dapat membuka peluang kemitraan dan mendorong produk UMKM daerah semakin kompetitif, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," lanjut Darmawangsyah yang baru pekan pertama menjalankan tugasnya sebagai Plt Bupati Gowa.
Sulsel Expo UMKM Ekosistem Haji dan Umrah 2026 menghadirkan 200 stan UMKM di Taman Sultan Hasanuddin, Kabupaten Gowa. Kegiatan selama tiga hari ini juga diramaikan berbagai acara bernuansa religius dan dijadwalkan berakhir pada Minggu (18/10/2026).
Penyelenggara turut menghadirkan penyanyi lagu religi Opick untuk menghibur pengunjung pada malam puncak. Event ini menargetkan sekitar 25.000 pengunjung dari berbagai daerah, khususnya Sulawesi Selatan.
Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mendorong pelaku UMKM Sulsel memanfaatkan potensi perputaran ekonomi haji dan umrah. Dia memperkirakan potensi perputaran ekonomi dalam kegiatan ini mencapai Rp10 miliar.
"Kita berpikir dan berupaya bagaimana tidak perlu dikirim ke sana. Jemaah cukup membeli di sini sehingga perputaran uangnya pun cukup di sini," ungkapnya.

