Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar di Makassar mengalami kendala pasokan air. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar kini tengah mencari solusi untuk mengatasi kendala tersebut.
Plt Dirut PDAM Makassar Andi Syahrum mengatakan penyesuaian jaringan perpipaan di Kantor OJK perlu pemeriksaan teknis menyeluruh agar sesuai dengan kondisi jaringan dan kebutuhan pelanggan. Dia juga menyebut penyesuaian jaringan pipa perlu mempertimbangkan ketersediaan air, perizinan, serta kelengkapan administrasi dan pembiayaan.
"Yang paling penting, semua harus dipastikan terlebih dahulu. Kita perlu memastikan ketersediaan air, kondisi jaringan, perizinan, dan pembiayaan agar pelaksanaannya berjalan baik dan tidak menimbulkan kendala di kemudian hari," ujar Andi Syahrum saat menerima perwakilan OJK Sulselbar di kantor PDAM Makassar, Jumat (16/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai tindak lanjut, Andi Syahrum meminta jajaran terkait melengkapi seluruh persyaratan teknis dan administrasi untuk menindaklanjuti kendala pasokan air di kantor OJK Sulselbar. Persyaratan tersebut meliputi hasil survei, izin penggalian jalan, dan rincian pembiayaan agar pelaksanaan sesuai ketentuan.
"Dengan begitu, pelaksanaannya bisa berjalan lebih terarah dan sesuai ketentuan yang berlaku," jelasnya.
Sementara itu, Asisten Direktur OJK Sulselbar Rifnal Alfani mengapresiasi pertemuan dengan pihak PDAM Makassar. Pihaknya kini telah mengetahui tahapan administrasi dan rencana penyesuaian jaringan pipa untuk mengatasi kendala pasokan air di kantor OJK Sulselbar.
"Melalui pertemuan ini, kami mendapatkan penjelasan mengenai tahapan administrasi dan tindak lanjut rencana penyesuaian jaringan pipa untuk mengatasi kendala pasokan air di kantor kami," ujar Rifnal.
"Kami berharap proses ini dapat berjalan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku," pungkasnya.
