Renungan Harian Katolik Rabu 14 Oktober 2026: Sikap yang Benar dan Tepat

Renungan Harian Katolik Rabu 14 Oktober 2026: Sikap yang Benar dan Tepat

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Rabu, 14 Okt 2026 07:16 WIB
Renungan Harian Katolik
Ilustrasi renungan harian Katolik (Foto: pngfree)
Makassar -

Renungan Harian Katolik Selasa, 13 Oktober 2026 dapat menjadi bahan refleksi bagi umat Katolik untuk mengawali hari dengan doa dan merenungkan firman Tuhan. Melalui renungan ini, umat diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan serta menemukan pesan iman yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam menjalani berbagai aktivitas, firman Tuhan dapat menjadi pedoman untuk bersikap, mengambil keputusan, dan memperlakukan sesama dengan kasih. Yuk, simak renungan harian Katolik Rabu, 14 Oktober 2026 lengkap dengan bacaan Kitab Suci, renungan, dan doa penutup sebagai bekal menjalani hari dalam penyertaan Tuhan.

Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 14 Oktober 2026

Sebelum membaca renungan harian hari ini baca terlebih dahulu sabda-sabda Tuhan lewat bacaan hari ini, antara lain:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bacaan I: Gal 4: 31b:5:6b

Karena itu, saudara-saudara, kita bukanlah anak-anak hamba perempuan, melainkan anak-anak perempuan merdeka.

Mazmur Tanggapan: Mzm 119:41.43.44.45.47.48

Kiranya kasih setia-Mu mendatangi aku, ya TUHAN, keselamatan dari pada-Mu itu sesuai dengan janji-Mu,

ADVERTISEMENT

Janganlah sekali-kali mencabut firman kebenaran dari mulutku, sebab aku berharap kepada hukum-hukum-Mu.

Aku hendak berpegang pada Taurat-Mu senantiasa, untuk seterusnya dan selamanya.

Aku hendak hidup dalam kelegaan, sebab aku mencari titah-titah-Mu.

Aku hendak bergemar dalam perintah-perintah-Mu yang kucintai itu.

Aku menaikkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan aku hendak merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu.

Bacaan Injil: Luk 11:37-41

Ketika Yesus selesai mengajar, seorang Farisi mengundang Dia untuk makan di rumahnya. Maka masuklah Ia ke rumah itu, lalu duduk makan.

Orang Farisi itu melihat hal itu dan ia heran, karena Yesus tidak mencuci tangan-Nya sebelum makan.

Tetapi Tuhan berkata kepadanya: "Kamu orang-orang Farisi, kamu membersihkan bagian luar dari cawan dan pinggan, tetapi bagian dalammu penuh rampasan dan kejahatan.

Hai orang-orang bodoh, bukankah Dia yang menjadikan bagian luar, Dia juga yang menjadikan bagian dalam?

Akan tetapi, berikanlah isinya sebagai sedekah dan sesungguhnya semuanya akan menjadi bersih bagimu.

Renungan Katolik Hari Ini 14 Oktober 2026: Sikap yang Benar dan Tepat

"Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh." (Gal. 5:25)

Yesus memberi teguran keras kepada kaum Farisi dan ahli Taurat, karena mereka tidak mau menerima ajaran Yesus dan tidak mempunyai kerendahan hati. Yesus mengajarkan hidup kita seimbang dalam melayani dengan kasih yang besar, serta membuka mata melihat sesama di sekitar kita dalam hidup sehari-hari.

Yesus juga mengingatkan kita untuk membuka topeng dan berlaku apa adanya, bukan karena ada apa-apanya. Segala kebaikan, perkataan, dan perbuatan yang kita lakukan semata-mata untuk Tuhan.

Janganlah meletakkan beban yang tidak dapat dipikul sesama; terlebih bila kita tidak meletakkan satu jari pun untuk membantunya. Kasih lebih dalam dari aturan dan ketulusan adalah lebih dari segalanya.

Sarapan pagi kami tiap hari Sabtu adalah ketupat Betawi dari penjual yang kadang lewat depan rumah. Pak Mista berjualan dengan memikul dagangannya di bahu.

Karena sudah langganan lama, pak Mista berani minta kemeja atau kaus yang sudah tidak dipakai buat dipakainya saat berjualan. Memang kami dapat melihat bahwa pakaiannya sudah lusuh, sehingga kami memberinya beberapa kemeja dan kaus.

Setelah hampir dua bulan pak Mista tidak lewat depan rumah, tiba-tiba ia datang dan memohon belas kasihan untuk dipinjami uang agar bisa jualan lagi. Ia tertimpa musibah, sehingga uang untuk jualan juga habis terpakai.

Kami memberi uang modal usaha dengan sukarela dan penuh belas kasih. Ketika menerimanya, wajah Pak Mista tampak berseri-seri.

Kita mesti mengambil sikap yang benar dan tepat, yakni dengan hidup oleh Roh. Salah satunya dengan meringankan beban mereka yang lemah.

Seperti yang dinasihatkan oleh Rasul Paulus dalam bacaan pertama. Jika kita hidup oleh Roh, maka ada buah Roh seperti kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, sikap lemah lembut, dan penguasaan diri (Gal.5:22-23).

Ini membuat kita bahagia sekaligus menjauhkan diri dari celaka, dan membuat kita menjadi berkat bagi sesama. Sudahkah kita mengasihi sesama dengan hati yang penuh cinta kasih dan lemah lembut?

Sumber: Buku Renungan Tiga Titik
Oleh: Grace Th.Supit

Doa

Allah Bapa yang penuh belas kasih, curahkanlah Roh Kudus-Mu atas diri kami agar kami dapat seperti hati-Mu yang penuh kasih yang tak terbatas.

Kiranya Tuhan menuntun kami untuk tidak sekedar berbicara tentang kasih, tapi menjadi wujud kasih itu sendiri bagi sesama di sekitar kami. Amin.

Itulah renungan harian Katolik Rabu, 14 Oktober 2026 lengkap dengan bacaannya. Salam sejahtera, detikers!



(urw/urw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads