Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) menyerahkan bantuan beras kepada masyarakat di Sulawesi Utara. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus memastikan masyarakat tetap tenang menghadapi potensi kenaikan harga beras.
Penyerahan bantuan beras dilaksanakan di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Kota Manado, Kamis (8/10/2026). Zulhas saat penyerahan didampingi Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus serta Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara Anik Yulius Selvanus juga beberapa kepala daerah di Sulut.
"33,2 juta rakyat kita akan menerima beras 30 kilogram," kata Zulhas kepada wartawan di Manado, Kamis (8/10)
"Bantuan ini merupakan arahan Presiden untuk penyaluran periode Oktober-Desember 2026," bebernya
Zulhas mengatakan pemerintah menyiapkan tambahan bantuan beras sebanyak 1 juta ton yang akan disalurkan kepada masyarakat penerima bantuan pangan. Dimana penerima setiap bulannya 10 kilo beras, tapi diterima sekali.
"Setiap penerima akan mendapatkan 10 kilogram beras setiap bulan selama tiga bulan, yakni Oktober, November, dan Desember dan akan diserahkan sekaligus sehingga masing-masing penerima memperoleh 30 kilogram beras," imbuhnya.
Penyaluran bantuan dilakukan pemerintah sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan kepastian ketersediaan pangan.
"Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyiapkan beras subsidi," jelasnya.
Zulhas menyebut beras yang harga normalnya sekitar Rp 14.500 per kilogram disubsidi akan dijual dengan harga Rp12.500 per kilogram. Dengan begitu, dia mengimbau kaum ibu-ibu jangan khawatir.
"Jadi emak-emak jangan khawatir karena walaupun musim kemarau, beras aman banyak, harga juga subsidi," kata Zulhas.
Kebijakan tersebut menjadi langkah pemerintah untuk mengantisipasi dampak musim kemarau terhadap harga pangan. Menurutnya, kenaikan harga beras sekecil apa pun dapat memengaruhi kondisi masyarakat, terutama ibu-ibu.
"Kalau harga beras naik Rp 100, ibu-ibu pasti uring-uringan, karena itu pemerintah juga telah memutuskan akan menyebar 1 juta ton beras subsidi," ucapnya.
Zulhas secara simbolis menyerahkan 3.750 kilogram beras kepada 750 penerima, yang terbagi untuk warga Kota Manado dan Kabupaten Minahasa. Bantuan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan di tengah kondisi ekonomi dan tekanan harga pangan.
"Pemerintah melakukan ini agar masyarakat tenang, karena ada harapan mendapat beras," pungkasnya.
Simak Video "Video: Pemerintah Percepat Proyek Sampah Jadi Listrik"
(hmw/sar)