Seorang lansia bernama Saleh (87) ditemukan tewas usai diduga terpeleset ketika hendak buang air di saluran irigasi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Korban terbawa arus sejauh 2 kilometer dari tempatnya terjatuh.
"Sudah ditemukan mayatnya," kata Kapolsek Campalagian, Iptu H Harifuddin kepada wartawan, Senin (5/10/2026).
Penemuan mayat itu terjadi di Desa Baru, Kecamatan Luyo, Senin (5/10) sekitar pukul 16.46 Wita. Korban merupakan warga Desa Mapilli Barat, Kecamatan Luyo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diduga korban terpeleset ketika hendak buang air di saluran irigasi sawah, menyebabkan korban terbawa arus dan tenggelam," ungkapnya.
Sementara Kepala Desa Baru, Subri, menyebut korban berprofesi sebagai petani. Setiap hari sebelum ke sawah, korban rutin memberi makan sapi peliharaannya di pinggir saluran irigasi.
"Dia bertani, biasanya pagi-pagi sekali sebelum turun ke sawah, dia kasih makan dulu sapinya sampai kenyang," tuturnya.
Pihak keluarga mulai curiga terjadi sesuatu lantaran korban tak kunjung pulang ke rumah meski sudah siang. Peristiwa jatuhnya korban ke dalam saluran irigasi terungkap berkat rekaman kamera pengawas CCTV dari salah satu rumah warga.
"Terlambat diketahui kalau dia jatuh di ledeng (saluran irigasi). Nanti orang periksa CCTV baru dipastikan kalau korban jatuh ke dalam saluran irigasi," terangnya.
Subri menduga korban kesulitan berenang karena sudah renta. Kondisi diperparah lantaran saat kejadian kondisi arus air dalam saluran irigasi cukup kuat.
"Mungkin susah berenang apalagi sudah tua. Arus di dalam saluran irigasi juga cukup kencang," ucapnya.
Dia menyebut lokasi ditemukannya korban berjarak sekitar 2 kilometer dari tempatnya terjatuh. Dia memperkirakan korban dapat terbawa arus lebih jauh lagi andai pintu air tempat korban ditemukan ukurannya tidak besar.
"Lokasi penemuan berjarak kurang lebih dua kilo dari tempatnya terjatuh. Seandainya tidak besar penutup pintu air yang sebelah sana mungkin hanyutnya lebih jauh lagi," pungkasnya.
