Kakek di Polman Ditemukan Tewas Mengenaskan di Tengah Hutan

Kakek di Polman Ditemukan Tewas Mengenaskan di Tengah Hutan

Abdy Febriady - detikSulsel
Senin, 05 Okt 2026 13:05 WIB
Evakuasi jenazah kakek ditemukan tewas membusuk di tengah hutan Polman.
Evakuasi jenazah kakek ditemukan tewas membusuk di tengah hutan Polman. Foto: (dok. istimewa)
Polewali Mandar -

Seorang kakek bernama Junu (75) ditemukan tewas membusuk di tengah hutan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) setelah 4 hari tak terlihat. Korban diduga tewas akibat benturan keras di tanah usai terpeleset saat melewati jalan menanjak.

"Dia inikan memang sudah lansia, diperkirakan dia terpeleset jatuh dan terbentur," kata Kepala Desa Sumarrang, Sudirman kepada wartawan, Senin (5/10/2026).

Penemuan mayat ini terjadi di Dusun Batu Sasi, Desa Sumarrang, Kecamatan Campalagian, Senin (5/10) sekira pukul 09.00 Wita. Mayat korban ditemukan tergeletak di tengah jalan setapak yang menanjak, dalam kondisi tengkurap dan sudah membusuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sudirman menuturkan, korban tidak memiliki anak dan istri. Selama ini korban tinggal sendiri di kebunnya berjarak sekitar 1 kilometer dari pemukiman warga.

"Informasi ini kan tidak ada istri dan anak, memang dia tinggal sendiri di sini di kebun kurang lebih 1 kilometer dari kampung," ujarnya

ADVERTISEMENT

Dia mengungkapkan jenazah korban pertama kali ditemukan salah seorang pekebun yang curiga saat mencium bau busuk.

"Jadi ada warga saya yang temukan, dia ke kebunnya, dia cium ada bau, karena curiga dia cari sumbernya, akhirnya ditemukan ada yang meninggal," tandasnya.

Sementara keluarga bernama Jamaluddin mengatakan, warga sudah berencana mencari korban lantaran sudah 4 hari tidak terlihat di pemukiman.

"Memang dia kadang turun ke kampung, informasinya sudah ada sekitar 4 hari tidak terlihat," pungkasnya.

Saat ini polisi bersama pihak terkait telah berada di lokasi untuk mengumpulkan keterangan sejumlah warga dan menyelidiki penyebab pasti kematian korban.



(asm/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads