Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Gunung Loka, Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan (Sulsel). Kebakaran nyaris merembet ke permukiman warga.
Peristiwa itu terjadi di Gunung Loka, Desa Bontolojong, Kecamatan Ulu Ere, Bantaeng, Kamis (1/10) sekitar pukul 21.00 Wita. Bupati Bantaeng Fathul Fauzy Nurdin turun langsung melakukan pemadaman.
"Memang tadi malam sekitar jam 9 atau 10 itu saya sudah dapat laporan kalau ada kebakaran di salah satu Gunung di sekitar Desa Bontolojong itu," ucap Fauzy kepada detikSulsel, Jumat (2/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang akrab disapa Uji ini mengatakan kebakaran tersebut tidak mengakibatkan terjadinya korban jiwa. Sejak awal lakukan pemadaman pihaknya berupaya agar api tidak menjalar sampai ke rumah warga.
"Jadi fokus kita kemarin di pemukiman, walaupun sempat hampir kena tapi alhamdulillah tidak. Memang tidak ada korban jiwa, rumah juga tidak ada yang sampai kebakaran," tuturnya.
Uji belum memastikan detail dampak kebakaran lahan. Dia memperkirakan luas hutan yang terbakar lebih dari 1 hektare.
"Cuma memang kawasan hutan ini lumayan besar kebakarannya, dan untuk luas wilayahnya ini masih kami hitung, lebih dari 1 hektare cuma kami belum bisa jelas detailnya," ungkapnya.
Uji menyatakan kobaran api cukup lama dipadamkan. Sebanyak lima armada Damkar Bantaeng dikerahkan untuk memadamkan api.
"Lumayan lama karena dari malam, kalau sekarang hampir semua sudah padam cuma memang itu masih ada batang pohon yang masih terbakar," lanjut Uji.
Uji juga belum memastikan pemicu kebakaran. Dia telah koordinasi dengan kepolisian untuk mengusut penyebab kebakaran di Gunung Loka.
"Kemudian memang kebakaran ini soal pemicunya ini masih kita telusuri. Kita sudah minta pihak dari polres untuk segera mengusut apakah memang ada dalang dibalik kebakaran kemanri ini," pungkasnya.
