Seorang mahasiswi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), viral di media sosial setelah mengunggah percakapannya menjadi korban perundungan atau bullying di kampus. Aksi itu bahkan membuatnya ingin berhenti kuliah.
Kepala Humas UHO, Maulid mengaku belum menerima laporan terkait kejadian tersebut. Sehingga, dirinya masih belum bisa memberikan tanggapan.
"Kalau ini belum ada yang bisa saya tanggapi, yang bersangkutan juga kayaknya belum melaporkan secara resmi," kata Maulid kepada detikcom, Rabu (30/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, Maulid mengatakan UHO memiliki Satgas Perlindungan Kekerasan yang dapat menerima dan menangani laporan terkait dugaan kekerasan di lingkungan kampus.
"Di kampus itu ada Satgas Perlindungan Kekerasan. Yang jelas pihak UHO tidak pernah menoleransi pelaku kekerasan. Di acara PKKMB, pimpinan sudah menyampaikan kepada mahasiswa baru maupun senior bahwa perlakuan kekerasan tidak ditoleransi. Silakan disampaikan kepada kami jika ada kekerasan," katanya.
Terkait sanksi, Maulid menyebut hal tersebut akan disesuaikan dengan jenis pelanggaran yang ditemukan. Penanganan dugaan pelanggaran tersebut dilakukan oleh Satgas.
"Sanksinya tentu sesuai dengan jenis pelanggarannya, itu yang menangani adalah Satgas," pungkasnya.
Diketahui, unggahan tersebut dibagikan melalui akun TikTok @my.name_virgo pada Selasa (29/9). Dalam unggahan itu, mahasiswa tersebut awalnya mengaku capek di-bully melalui percakapan pesan WhatsApp.
"Saya capek di-bully. (Masalah apa kamu di-bully?) Tidak tahu. Sumpah saya tidak suka. Itu mi saya suka pulang di Raha," tulis mahasiswi tersebut yang sudah disederhanakan, dikutip detikcom, Rabu (30/9).
"Saya pengen berhenti kuliah. Saya malas, sumpah," sambung percakapan tersebut.
Mahasiswi itu kemudian menceritakan bahwa aksi bullying terhadap dirinya terjadi saat berada di kampus. Dia mengaku ditertawai sejumlah orang.
"Saya tidak kenal, tadi saya di kampus duduk-duduk di bawah pohon. Mereka jalan baru ikuti tanganku baru mereka tertawa," curhatnya.
"Padahal saya tidak kenal mereka tapi kenapa mereka begitu. Habis itu ada yang tanya namaku, saya jawab, mereka tertawa semuanya," lanjutnya.
