Menu Ayam MBG Diduga Tak Matang Picu Keracunan Siswa di Mamasa

Sulawesi Barat

Menu Ayam MBG Diduga Tak Matang Picu Keracunan Siswa di Mamasa

Abdy Febriady - detikSulsel
Senin, 28 Sep 2026 20:40 WIB
Sebanyak 12 siswa SMP 1 Tabulahan dievakuasi ke puskesmas diduga keracunan Makan Bergizi Gratis.
Sebanyak 12 siswa SMP 1 Tabulahan dievakuasi ke puskesmas diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: dok. istimewa
Mamasa -

Menu ayam pada Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga menjadi pemicu 12 siswa SMP 1 Tabulahan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) mengalami keracunan. Menu ayam tersebut disebut belum matang sempurna.

"Informasi yang saya terima dari guru, ternyata dibilang ayamnya masih ada yang merah. (Kurang matang) seperti itu," kata Camat Tabulahan, Martina kepada detikcom melalui sambungan telepon, Senin (28/9/2026)

Martina mengatakan keluhan serupa juga dialami sejumlah siswa dan guru di SMK Tabulahan setelah menyantap menu MBG. Namun, mereka tidak sampai mendapatkan perawatan di puskesmas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kan saya hubungi beberapa sekolah, termasuk di SMK. Ternyata di sana ada juga seperti itu, dia bilang sakit kepala sudah makan, ada juga guru, tetapi mereka tidak ke puskesmas," ungkapnya.

Menurut Martina, pihak sekolah kemudian mengambil langkah untuk menghentikan konsumsi menu MBG setelah menerima laporan adanya siswa yang mengalami keluhan seperti sakit kepala dan mual.

ADVERTISEMENT

"Setelah ada murid bilang sakit kepala, mau muntah, langsung dihentikan agar jangan lagi makan," tuturnya.

Martina menambahkan, Bupati Mamasa Welem Sambolangi telah mengunjungi para siswa yang mengalami keracunan. Pihaknya juga akan melakukan pengawasan terhadap pengelolaan makanan di dapur MBG guna memastikan proses pengolahan makanan berjalan sesuai ketentuan.

"Sudah ada pak bupati turun memantau kondisi para pasien. Kami juga akan turun melakukan pengawasan di dapur, untuk memastikan proses pengolahan makanan MBG berjalan sebagaimana mestinya," pungkasnya.

Sementara Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa, Muhammad Syahrul Gunawan, yang dikonfirmasi terkait kejadian tersebut belum memberikan tanggapan. Pesan singkat dan panggilan telepon wartawan tak direspons.

Diketahui, sebanyak 12 siswa SMP 1 Tabulahan, dievakuasi ke puskesmas usai diduga keracunan menu MBG pagi tadi, sekitar pukul 11.50 Wita. Belasan siswa itu mengalami keluhan seperti mual hingga pusing.

"Sampai saat ini ada 12 orang yang kami tangani," ujar Kepala Puskesmas Tabulahan Iriyana melalui sambungan telepon kepada detikcom, Senin (28/9).



(hsr/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads