Sebanyak 12 siswa SMP 1 Tabulahan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), dievakuasi ke puskesmas usai diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Puluhan siswa itu mengalami keluhan seperti mual hingga pusing.
"Sampai saat ini ada 12 orang yang kami tangani," ujar Kepala Puskesmas Tabulahan Iriyana melalui sambungan telepon kepada detikcom, Senin (28/9/2026).
Iryana mengatakan, pihaknya mendapat kabar siswa mengalami gejala keracunan dari salah seorang guru pada pagi tadi, sekitar pukul 11.50 Wita. Saat laporan awal diterima, terdapat empat siswa yang disebut mengalami gejala.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Informasi pertama saya dapatkan dari gurunya yang menelpon, bahwa ada anaknya sekitar 4 orang mengalami gejala sakit perut, sakit kepala, mual bahkan ada yang sesak usai mengkonsumsi MBG," bebernya.
Dia menuturkan jumlah siswa yang mengalami gejala keracunan ternyata bertambah. Dari keterangan para korban, menu ayam MBG yang dikonsumsi agar berbau.
"Katanya menu ayamnya agak berbau," ucapnya.
Dia memastikan seluruh siswa yang mengalami keluhan telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Tabulahan. Dari total 12 siswa yang sempat menjalani perawatan, dua di antaranya telah diperbolehkan pulang.
"Yang ditangani sekarang ada 7 yang diinfus, terus 3 diobservasi dan 2 sudah kami pulangkan," tuturnya.
Untuk memastikan penyebab kejadian tersebut, petugas Kesehatan Lingkungan (Kesling) Puskesmas Tabulahan telah turun ke lokasi mengambil sampel makanan. Pihak Puskesmas juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan.
"Untuk sementara petugas keeling kami sudah turun ke lapangan untuk mencari sumber (makanan) untuk diuji sampel. Kami juga sudah berkoordinasi dengan dinas kesehatan," pungkas Iriyana.
Dalam potongan video beredar, tampak sejumlah petugas berupaya memberikan pertolongan kepada siswa yang mengalami gejala pusing dan mual. Terdengar pula suara sejumlah siswa yang merintih akibat mengeluhkan sesak napas.
