Prosesi pemakaman Aris Sanda korban pembunuhan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di kampung halamannya, Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) berlangsung haru. Tangis anak dan istri Aris Sanda pecah menjelang proses pemakaman dilakukan.
Pantauan detikSulsel, Rabu (23/9/2026) pukul 16.10 Wita, prosesi penghiburan pemakaman jenazah Aris Sanda berlangsung di Tongkonan Kalintiong, Bagkelekila. Tampak hadir keluarga besar almarhum dengan didominasi mengenakan pakaian serba hitam.
Acara diawali dengan sambutan dari perwakilan keluarga Bapak Tasya, sapaan akrab Aris Sanda. Kemudian dilanjutkan dengan foto bersama yang dimulai dari anak dan istri Aris Sanda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya foto bersama dilakukan bersama orang tua dan keluarga lainnya. Setelah prosesi foto bersama, tangis Tasya dan ibunya pecah di samping peti jenazah.
Keduanya tampak histeris sambil memeluk peti jenazah Aris Sanda. Keluarga lain juga tampak berada di sekitar peti jenazah dan mencoba saling menenangkan.
Di saat bersamaan, pihak keluarga membentuk lingkaran dan menyanyi dalam bentuk badong. Keluarga terus berupaya menenangkan saat peti jenazah digotong menuju lokasi pemakaman.
Diketahui, Aris Sanda tewas ditembak OPM di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Jenazah korban ditemukan dalam mobil yang terbakar di kawasan Danau Habema, Jayawijaya. Peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa (15/9) sekitar pukul 06.00 WIT.
