Setiap tanggal dalam kalender menyimpan momen penting yang diperingati setiap tahunnya. Salah satunya 19 September, yang menyimpan sejumlah hari peringatan, mulai peristiwa bersejarah hingga mengandung nilai sosial.
Lantas tanggal 19 September 2026 memperingati hari apa saja?
Salah satunya momen yang diperingati pada tanggal ini adalah Hari Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato. Selain peringatan tersebut, ada pula tiga peringatan penting lainnya yang diperingati pada 19 September 2026.
Untuk mengetahuinya, simak ulasan momen penting yang diperingati pada 19 September 2026 di bawah ini!
Hari Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato
Di Indonesia, tanggal 19 September diperingati sebagai Hari Perobekan bendera di Hotel Yamato (saat ini Hotel Majapahit), Surabaya. Hari ini juga dikenal sebagai peristiwa Ikada.
Melansir laman resmi Kemendikbudristek, pada tahun 1945, Surabaya dipimpin oleh Ploegman sebagai Walikota yang diangkat NICA atau dikenal Pemerintahan Sipil Hindia Belanda. Pada 18 September malam, Ploegman memerintahkan rekan-rekannya untuk mengibarkan bendera Belanda untuk merayakan ulang tahun Ratu belanda, Wilhelmina.
Bendera itu dikibarkan di pucuk menara Hotel Yamato. Aksi provokatif pihak belanda itu pun memicu amarah warga Surabaya.
Akibatnya, terjadi bentrok karena masyarakat Indonesia ingin menurunkan bendera triwarna tersebut. Kericuhan pun memuncak, pihak dari Indonesia bernama Hariyono seketika memanjat tembok hotel hingga ke atas menara. Di waktu yang bersamaan, seorang pemuda bernama Koesno mendaki tangga dan sampai ke puncak.
Koesno kemudian merobek bagian biru dari bendera belanda itu. Sehingga menyisakan warna merah putih saja.
Peringatan peristiwa bersejarah ini kemudian dijadikan agenda rutin oleh Pemerintah Kota Surabaya. Dalam beberapa tahun, pemerintah bersama komunitas pecinta sejarah melakukan reka adegan peristiwa itu.
Hari Kejayaan Angkatan Udara Chili
Tanggal 19 September juga menyimpan momen penting bagi Chili, sebuah negara di Amerika Selatan. Tanggal ini, diperingati sebagai Hari Kejayaan Angkatan Darat.
Melansir laman National Today, Hari tersebut merupakan puncak perayaan dari Hari Kemerdekaan Chili pada 18 September. Perayaan Hari Kejayaan Angkatan Darat ini juga ditetapkan sebagai libur nasional di negara tersebut.
Hari ini dirayakan untuk mengenang para pejuang yang bertempur dalam peperangan dan melindungi negara. Tanggal 19 September sendiri dijadikan hari libur resmi sejak disahkannya undang-undang pada tahun 1915.
Perayaan yang menjadi rangkaian dari kemerdekaan Chili ini disebut dengan 'Fiestas Patrias'. Hari ini dirayakan dengan parade, koboi tradisional Chili, tarian, pesta, makanan tradisional, dan pertunjukan lainnya.
Hari Kesadaran Diseksi Aorta
Hari Kesadaran Diseksi Aorta diperingati setiap 19 September secara global. Hari ini diperingati untuk meningkatkan perhatian terhadap kondisi darurat kardiovaskular yang serius dan sering disalahpahami ini.
Selain itu, peringatan ini juga bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai gejala dan risiko diseksi aorta, yaitu kondisi ketika lapisan dalam aorta, pembuluh darah utama tubuh, mengalami robekan.
Melansir laman National Today, diseksi aorta terjadi ketika lapisan dalam aorta mengalami robekan. Aliran darah yang melewati aorta kemudian masuk melalui robekan tersebut dan menyebabkan lapisan dalam serta lapisan tengah pembuluh darah terpisah.
Jika darah menembus hingga lapisan terluar aorta, kondisi ini umumnya dapat berakibat fatal. Diseksi aorta tergolong kondisi yang relatif jarang dan lebih sering terjadi pada pria berusia 60-an hingga 70-an.
Gejala diseksi aorta dapat menyerupai sejumlah penyakit jantung lainnya sehingga diagnosis sering terlambat. Jika diseksi aorta segera dikenali dan ditangani, peluang pasien untuk bertahan hidup dapat meningkat secara signifikan.
Gejalanya antara lain nyeri dada atau punggung bagian atas yang muncul secara tiba-tiba dan sangat parah, nyeri perut yang tiba-tiba dan berat, kehilangan kesadaran, sesak napas, nyeri pada kaki, denyut nadi yang lemah pada salah satu lengan atau paha, serta kesulitan berjalan. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh melemahnya dinding aorta.
Diseksi aorta dibagi menjadi dua jenis berdasarkan lokasi yang terkena. Diseksi aorta tipe A lebih sering terjadi dan lebih berbahaya dibandingkan tipe B karena melibatkan bagian aorta yang keluar dari jantung. Robekan dapat terjadi pada bagian atas aorta dan kemudian meluas hingga ke perut. Sementara itu, tipe B hanya melibatkan bagian bawah aorta, meskipun robekan juga dapat meluas hingga ke bagian perut.
Dokumentasi lengkap paling awal mengenai diseksi aorta dikaitkan dengan Frank Nicholls, yang menyusun laporan autopsi Raja George II dari Inggris pada 1760. Istilah "diseksi aorta" pertama kali digunakan pada 1802 oleh dokter asal Prancis, JP Manoir. Sementara itu, prosedur operasi untuk menangani diseksi aorta pertama kali dikembangkan oleh DeBakey, Cooley, dan Creech pada 1954. DeBakey sendiri mengalami diseksi aorta pada 2005 dan menjalani operasi pada 2006.
Hari Kesadaran Sindrom Usher
Hari Kesadaran Sindrom Usher diperingati setiap Sabtu ketiga bulan September. Tahun ini jatuh pada 19 September 2026.
Hari ini diperingati untuk meningkatkan perhatian terhadap penyakit genetik langka ini. Sindrom Usher memengaruhi pendengaran dan penglihatan serta sering berkembang secara bertahap selama bertahun-tahun, sehingga diagnosis dan dukungan sejak dini sangat penting.
Sindrom Usher merupakan kondisi genetik serius yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran hingga ketulian, gangguan penglihatan hingga kebutaan, serta masalah keseimbangan dan mobilitas. Karena tergolong langka, penyakit ini kerap tidak terdiagnosis dalam waktu lama.
Diperkirakan sekitar 400.000 orang di seluruh dunia mengalami kondisi ini. Sindrom tersebut dikenal melalui penelitian Charles Usher, dokter spesialis mata asal Skotlandia yang lahir pada 2 Maret 1865 dan mengidentifikasi penyakit ini pada 1914.
Sindrom Usher diturunkan melalui pola genetik tertentu ketika seseorang mewarisi dua salinan gen yang mengalami kelainan. Orang yang hanya membawa satu salinan gen yang bermutasi biasanya tidak mengalami gejala, tetapi dapat mewariskannya kepada anak. Seseorang dapat mengalami sindrom Usher jika mewarisi mutasi tersebut dari kedua orang tuanya.
Sindrom Usher terbagi menjadi beberapa tipe berdasarkan tingkat keparahan gejala dan usia saat gejala muncul. Tipe 1 ditandai dengan ketulian sejak lahir dan gangguan keseimbangan, sedangkan tipe 2 dan 3 umumnya memiliki pendengaran yang lebih baik pada awalnya tetapi dapat mengalami penurunan seiring waktu. Semua tipe dapat menyebabkan retinitis pigmentosa, yaitu kelainan pada retina yang secara bertahap mengganggu penglihatan dan dapat berujung pada kebutaan.
Setiap tipe memiliki tantangannya masing-masing. Namun, diagnosis sejak dini dapat membantu pasien mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan kehilangan pendengaran atau penglihatan. Pasien dapat menggunakan alat bantu dengar atau implan koklea, serta mempelajari metode komunikasi dan akses informasi lainnya, seperti bahasa isyarat dan braille.
Simak Video "Video KETIK: Aghniny Haque-Surya Saputra Masuk Desa Misterius, Gak Bisa Keluar!"
(alk/alk)