Masyarakat Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), bakal menggelar salat Istisqa untuk memohon hujan di tengah kekeringan akibat kemarau. Salat Istisqa akan diikuti sebanyak 27 lembaga dari unsur pemerintah daerah, lembaga pendidikan hingga organisasi kemasyarakatan (ormas).
Salat Istisqa akan digelar di Lapangan Masjid Modern Kurir Langit, Jalan Anggrek Ujunge, Kelurahan Sumpang Binangae, Barru, Jumat (18/9) pukul 06.00 Wita. Agenda ini menjadi sebuah gerakan kolaboratif lintas sektoral yang bertajuk 'Barru Bermunajat'.
"Saat ini sudah ada 27 entitas yang bergabung berkolaborasi untuk Barru Bermunajat dan Salat Istisqa," kata Pimpinan dan Pengasuh Masjid Modern Kurir Langit HA Muhammad Nur Syahid M dalam keterangannya, Selasa (15/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puluhan entitas itu berasal dari berbagai elemen mulai dari pemerintah daerah, ormas Islam, lembaga pendidikan, hingga organisasi kepemudaan dan pers. Syahid yang juga menjadi penggagas kegiatan itu memastikan pihaknya terus menggalang dukungan dari berbagai pihak.
"Kita terus menggalang kebersamaan dari semua organisasi, lembaga, institusi, dan komunitas agar bersama-sama merendahkan diri, menengadahkan tangan, dan memohon ampunan serta pertolongan Allah," ungkapnya.
Kegiatan yang turut digagas dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini ditegaskan bukan sekadar ritual keagamaan biasa. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan anjuran salat taubat dan istigfar dari rumah masing-masing sebelum berangkat.
Salat Istisqa akan dihadiri Gurutta Prof (HC) Dr Muhammad Aidy Syam selaku khatib. Khatib diharapkan mampu membimbing jamaah dalam memohon rahmat dan pertolongan Allah SWT untuk wilayah Barru dan sekitarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Barru Abustan mengungkapkan, salat Istisqa digagas bersama Kurir Langit dan DMI. Inisiatif ini muncul karena kondisi Barru yang dilanda kekeringan imbas kemarau.
"Saat ini sudah tidak ada tanah yang tak retak di Barru. Kita berharap masyarakat bisa hadir semua, mendoakan masyarkat dan daerah kita tercinta," ujar Abustan yang juga Wakil Bupati Barru.
Pelaksanaan salat Istisqa turut diperkuat sinergi dari organisasi keagamaan lainnya PD Daarud Da'wah Wal Irsyad (DDI) Barru, PC Nahdlatul Ulama (NU) Barru, PD Muhammadiyah Barru, ICMI, Wahdah Islamiyah, hingga SMA 1 Barru dan IKA SMAN 1 Barru.
Kolaborasi ini juga melibatkan lembaga pendidikan tinggi seperti ITBA Al Gazali Barru, STAI Al Gazali Barru, lembaga otonom seperti LP Ma'arif NU, Pemuda Muhammadiyah, Muslimat NU, serta organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan seperti GAPPEMBAR, Pemuda Muhammadiyah, BKPRMI, dan MD KAHMI Barru.
Bahkan, organisasi profesi seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Barru dan Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Barru, Ojek Online Drive turut serta sebagai bagian dari kolaborasi. Hal ini menunjukkan bahwa gerakan ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai kalangan.
Panitia menekankan pentingnya kesederhanaan dan kekhusyukan dalam salat Istisqa. Seluruh peserta diimbau untuk mengenakan pakaian biasa/reguler, tidak bermewah-mewah, serta membawa keluarga, orang tua, anak-anak, dan kaum duafa.
