Sholat meminta hujan atau sholat istisqo merupakan sholat sunnah yang kerap dilakukan ketika sedang terjadi kekeringan akibat kemarau panjang. Sholat istisqo dilakukan sebagai bentuk ikhtiar memohon pertolongan Allah SWT agar menurunkan hujan ke Bumi.
Selain memohon pertolongan atas musibah kekeringan di musim kemarau, sholat sunnah ini juga dapat dilakukan untuk permohonan diturunkan hujan ketika terjadi bencana lainnya. Termasuk ketika terjadi kebakaran hutan/lahan dan penyebaran polusi udara yang belakangan ini menimpa beberapa wilayah di Indonesia.
Shalat istisqo menjadi pengingat bagi umat Islam bahwa bahwa rahmat dari langit turun kepada hamba yang merendah di hadapan Allah.(1)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai panduan untuk detikers, berikut ini tata cara sholat meminta hujan selengkapnya:
Tata Cara Sholat Meminta Hujan: Diawali dengan Puasa 3 Hari
Sebelum melaksanakan sholat meminta hujan, masyarakat setempat diimbau untuk berpuasa selama 3 (tiga) hari tersebih dahulu. Pada hari ke empat, masyarakat berkumpul di lapangan pada waktu pagi.
Untuk waktu pelaksanaannya, sama seperti waktu sholat idul fitri/idul adha.
Berikut ini tata cara sholat istisqo selengkapnya:
1. Berniat membaca niat salat meminta hujan dengan bacaan berikut:
Niat sebagai Imam
أُصَلِّي سُنَّةَ الإِسْتِسْقَاءِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Arab latin: Ushalli sunnatal istisqo'i rak'ataini immaman lillahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat sholat istisqo dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta'ala."
Niat sebagai Makmum
أُصَلِّي سُنَّةَ الإِسْتِسْقَاءِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى
Arab latin: Ushalli sunnatal istisqo'i rak'ataini ma'muman lillahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat sholat istisqo dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."
2. Setelah takbiratul ihram, melakukan takbir 7 kali pada rakaat pertama, dan 5 kali takbir pada rakaat kedua;
3. Setelah takbir dan membaca surah Al-Fatihah dan surah pendek, dilanjutkan dengan rukuk, sujud;
4. Duduk tahiyat di rakaat kedua, kemudian salam;
5. Khatib menyampaikan dua khutbah dan didengarkan oleh jamaah yang hadir dengan ketentuan sebagai berikut:
- Dua khutbah disampaikan khatib dengan cara berdiri dan sekali duduk di antara kedua khutbah.
- Rukun khutbah dan tata caranya dalam salat istisqo sama dengan yang dilakukan khatib salat id, yakni dengan membaca takbir 9 kali pada khutbah pertama dan takbir 7 kali pada khutbah kedua.
- Ketika menyampaikan khutbah, khatib dianjurkan mengajak umat Islam untuk bertaubat, meminta ampun atas segala dosa, serta memperbanyak istighfar dengan harapan Allah SWT mengabulkan apa kebutuhan umat Islam dan makhluk hidup lainnya pada saat kemarau panjang.
- Setiap mengakhiri khutbah pertama dan khutbah kedua, khatib disunnahkan membaca doa dengan cara membalikkan badan dan membelakangi jama'ah untuk menghadap kiblat, menukar posisi selendang sorban di pundaknya, seraya mengangkat kedua tangannya.(2)
Doa Meminta Hujan setelah Sholat Istisqo
Kembali menyadur laman Rumaysho, berikut ini bacaan doa yang dianjurkan setelah sholat istiqso:
"Ya Allah, jadikanlah hujan ini sebagai hujan rahmat. Jangan Engkau jadikan ia sebagai hujan azab, kehancuran, bencana, kerusakan bangunan, dan banjir yang menenggelamkan.
Ya Allah, turunkanlah hujan di atas bukit-bukit kecil, dataran-dataran tinggi, tempat tumbuhnya pepohonan, dan lembah-lembah.
Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan hujan yang membahayakan kami.
Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang menolong, bermanfaat, membawa kebaikan, menyuburkan, deras, merata, melimpah, menutupi seluruh wilayah, menyelimuti, dan terus-menerus hingga hari kiamat.
Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan, dan jangan jadikan kami termasuk orang-orang yang berputus asa.
Ya Allah, sesungguhnya para hamba dan negeri-negeri ini sedang mengalami kesulitan, kelaparan, dan kesempitan hidup yang tidak kami adukan kecuali kepada-Mu.
Ya Allah, tumbuhkanlah tanaman untuk kami. Lancarkanlah air susu hewan ternak kami. Turunkanlah kepada kami keberkahan dari langit. Tumbuhkanlah untuk kami keberkahan dari bumi. Singkapkanlah dari kami bencana yang tidak dapat disingkapkan oleh siapa pun selain Engkau.
Ya Allah, sesungguhnya kami memohon ampun kepada-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun. Maka turunkanlah hujan dari langit kepada kami dengan lebat."
Setelah melaksanakan sholat istisqo, umat Islam disunnahkan mandi di lembah apabila air telah mengalir serta bertasbih ketika ada guruh dan kilat.(1)
Nah, detikers demikianlah panduan lengkap sholat istisqo untuk memohon turun hujan. Semoga bermanfaat!
Referensi:
1. Laman Rumaysho
2. Laman resmi Kemenag
