Heboh di media sosial seorang warga negara asing (WNA) asal China berinisial CC (45) terlibat keributan dengan wanita berinisial EL (21) di sebuah hotel di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). CC merasa diperdaya usai memesan jasa kencan kepada EL.
Komandan Patroli Perintis Ditsamapta Polda Sultra Bripka Boy Sagita mengatakan keributan CC dan EL terjadi di Jalan Made Sabara, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kendari pada Selasa (8/9) malam. Saat itu, CC baru saja datang dari Morowali.
"Jadi WNA ini dari Morowali datang ke Kendari. Sekitar pukul 21.30 Wita, dia memesan layanan melalui aplikasi dan kemudian bertemu dengan perempuan tersebut," kata Bripka Boy Sagita kepada detikcom, Kamis (10/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Boy, CC dan EL menyepakati tarif Rp 500 ribu. Namun, CC baru menyerahkan Rp 300 ribu sebagai tanda jadi.
Keributan pecah setelah seorang pria yang disebut rekan EL mengetuk pintu kamar tempat CC dan EL berkencan. CC yang tidak terima ada pria lain lantas meminta uangnya dikembalikan.
"Dia mengaku merasa akan diperdaya karena tiba-tiba ada laki-laki yang mengetuk pintu kamar. Kemudian terjadi cekcok antara mereka," ujar Boy.
Petugas patroli yang datang ke lokasi kemudian mengamankan CC, EL, serta dua pria berinisial CH dan SY. Polisi turut membawa barang bukti berupa telepon seluler, uang Rp 300 ribu, dan satu alat kontrasepsi.
"Keempatnya kami amankan dan dibawa untuk penanganan lebih lanjut," jelasnya.
Keempat orang tersebut selanjutnya dibawa ke Mapolresta Kendari untuk menjalani pemeriksaan. Penanganan perkara kemudian dilimpahkan kepada Polresta Kendari.
"Kasusnya kami limpahkan ke Polresta Kendari, prosesnya kami limpahkan ke sana," pungkas Boy.
