Bentrok SPIDI Vs Massa Ponpes Maros Kembali Pecah, Kapolsek Tertabrak Mobil

Bentrok SPIDI Vs Massa Ponpes Maros Kembali Pecah, Kapolsek Tertabrak Mobil

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Kamis, 10 Sep 2026 10:15 WIB
Bentrokan terjadi di SPIDI Maros dengan massa dari Ponpes Darul Istiqamah.
Foto: Bentrokan terjadi di SPIDI Maros dengan massa dari Ponpes Darul Istiqamah. (dok. istimewa)
Maros -

Bentrokan kembali terjadi di lingkungan Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Keributan terjadi antara pihak SPIDI dengan massa dari Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Istiqamah yang dipicu sengketa lahan.

Kapolsek Mandai AKP Syamsul Bachri mengatakan massa dari luar masuk ke lingkungan SPIDI di Jalan Maros-Makassar, Kamis (10/9) dini hari. Massa diduga datang bersama sejumlah orang yang disebut sebagai preman.

"Iya baku hambur pas jam 3 (dini hari) tadi. Massa dari luar yang masuk, pemicunya masih berkaitan dengan masalah yang kemarin," ujar Kapolsek Mandai AKP Syamsul Bachri, pada Kamis (10/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Syamsul mengatakan massa dari luar masuk melalui pintu belakang SPIDI. Namun, pihak pesantren yang berada di lokasi kemudian menahan mereka karena sebagian penghuni pesantren sedang tidur.

"(Massa) Masuk lewat pintu belakang cuma ditahan karena pihak pesantren tidur di sini tiba-tiba langsung menyerang masuk," katanya.

ADVERTISEMENT

Keributan berujung menjadi aksi saling dorong hingga terjadi kerusakan kendaraan mobil milik SPIDI. Mobil disebut sempat terdorong hingga menabrak sesuatu lalu menabrak Kapolsek Mandai.

"Untuk sementara satu mobil rusak, baku dorong-dorong mobil. Saya saja sempat ditabrak mobil. Mereka dorong mobil menabrak sesuatu karena didorong rusak mobil penyok," jelas Syamsul.

Selain saling dorong, kedua pihak juga terlibat aksi saling lempar menggunakan botol air dan baku pukul di lokasi. Sejumlah orang dilaporkan mengalami luka dalam keributan tersebut.

"Saling melempar pakai air botol, ada yang luka juga itu dari pihak SPIDI. Sempat baku pukul tadi itu," ungkap Syamsul.

Syamsul mengatakan situasi di lokasi telah kembali aman. Kondisi tersebut terjadi setelah massa membubarkan diri untuk melaksanakan salat Subuh.

"Untuk kondisi sekarang sudah aman karena sembahyang (salat subuh)," bebernya.

Diketahui, bentrokan juga sempat terjadi pada Selasa (8/9) pagi. Keributan melibatkan ortu siswi SPIDI dengan massa dari Pesantren Darul Istiqamah.

Polisi menyebut pertikaian itu dipicu antara sengketa lahan antara pihak SPIDI dan Ponpes Darul Istiqamah Maros. Kedua belah pihak pun diminta menahan diri agar persoalan ini tidak berdampak pada siswa.

"Kita kurang mendalami, tapi informasi bahwa (sengketa kepemilikan lahan antara dua yayasan) ini sudah berjalan beberapa tahun," ujar Kabag Ops Polres Maros Kompol Syarifuddin kepada wartawan di lokasi.



(sar/asm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads