500 Hektare Lahan di Gunung Lakawan Enrekang Terbakar

500 Hektare Lahan di Gunung Lakawan Enrekang Terbakar

Muhclis Abduh - detikSulsel
Selasa, 01 Sep 2026 16:27 WIB
Gunung Lakawan Enrekang terbakar.
Gunung Lakawan Enrekang terbakar. Foto: Istimewa
Enrekang -

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda kawasan Gunung Lakawan, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Luas lahan yang terbakar diproyeksi mencapai 500 hektare.

"Iya, data terakhir yang kami miliki luas lahan (Gunung Lakawan) yang terbakar kurang lebih mencapai 500 hektare," ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Enrekang Amiruddin saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (1/9/2026).

Ia menjelaskan kebakaran di Gunung Lakawan, Kelurahan Tanete, Kecamatan Anggeraja terjadi pada Senin (31/8) malam. Tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polisi Kehutanan (Polhut), Dinas Pemadam Kebakaran, serta aparat TNI-Polri telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan pengendalian kebakaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Belum berhasil dipadamkan. Jadi sampai sekarang masih terbakar. Proses pemadaman masih menghadapi kendala terjal medannya itu tim tidak bisa jangkau. Kemudian batu-batu turun semua, ini juga yang membahayakan anggota," terangnya.

ADVERTISEMENT

Camat Anggeraja, Kadang Kandari mengatakan hingga kini api masih terus menyala dan melebar membakar kawasan gunung. Lokasi awal munculnya api berada sekitar 10 meter dari pinggir jalan alternatif jalur Cakke.

"Titik api berjarak cukup jauh dari pemukiman padat penduduk, sehingga tidak ada korban jiwa maupun rumah warga yang terbakar," paparnya.

Namun untuk yang terdampak yakni pipa air milik warga banyak yang rusak. Termasuk pipa untuk mengairi kebun bawang.

"Cuma karena yang terbakar ini tebing di atas, banyak batu-batu yang jatuh menimpa pipa-pipa air milik warga, terutama pipa untuk pengairan kebun bawang," ungkapnya.



(ata/asm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads