Kebakaran yang terjadi di Pos 3 Gunung Latimojong via Angin-angin di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel), dicurigai terjadi karena ulah oknum pendaki. Kawasan Gunung Latimojong diduga masih sempat dinaiki pendaki sebelum dilakukan penutupan.
"Ini sementara ditelusuri ada tidak di pos register yang masih masuk untuk mendaki. Sementara dicek," kata Camat Buntu Batu, Jasmin kepada detikSulsel, Kamis (27/8/2026).
Ia menegaskan lokasi kebakaran condong hanya dilalui pendaki. Sementara warga, sangat jarang menuju ke titik tersebut jika tidak berkepentingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ada yang masuk kemarin, patut dicurigai itu pendaki (yang menyebabkan adanya kebakaran)," ujarnya.
"Kalau warga sepertinya tidak mungkin dia naik karena itu sudah hutan. Sementara mereka kan harus bekerja di ladang mereka," paparnya.
Pihaknya juga mengakui adanya potensi pendaki yang naik ke Gunung Latimojong karena belum dilakukan penutupan sepenuhnya. Petugas jaga masih memberikan kesempatan pendaki untuk naik melalui jalur lain.
"Memang belum ditutup. Itu memang makanya kita sarankan agar ditutup. Ini makanya dugaan kami penjaga pos masih membuka akses untuk naik," terangnya.
Diketahui, kebakaran juga sebelumnya terjadi di kawasan Gunung Latimojong, Buntu Bela, Dusun Karuaja, Desa Latimojong, Kecamatan Buntu Batu pada Selasa (18/8) sekitar pukul 11.00 Wita. Lokasi kebakaran dengan permukiman warga berjarak 10 kilometer (Km).
Akibat insiden kebakaran tersebut, Jasmin telah menyarankan agar jalur pendakian Gunung Latimojong ditutup sementara. Penutupan dilakukan hingga kondisi dipastikan aman.
"Kami mengusulkan kepada Pak Desa untuk ditutup sementara (jalur pendakian). Kami sarankan (jalur pendakian yang ditutup) semuanya," pungkasnya.
