Heboh semburan air imbas bocornya pipa utama jaringan air Pasigala di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). Semburan air bertekanan tinggi tersebut mengakibatkan 3 rumah warga mengalami kerusakan.
Peristiwa itu terjadi di Desa Sidera, Kecamatan Sigi Biromaru, Jumat (28/8) sore. Pemkab Sigi telah berkoordinasi dengan pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk menangani kebocoran.
"Iya benar (pipa utama jaringan air Pasigala). Kami sudah koordinasikan dengan pihak terkait," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten Sigi, Edy Dwi Saputro kepada wartawan, Sabtu (29/8/2026).
Edy belum mengetahui penyebab kebocoran pipa itu. Dia mengaku pihak BWS telah menutup aliran pada pipa yang mengalami kebocoran.
"Semalam saya hubungi pihak balai (Balai Wilayah Sungai), mereka sudah tutup, dan sekarang sementara perbaikan," ujarnya.
Kendati begitu, semburan air berdampak terhadap permukiman warga. Dia melaporkan ada tiga rumah yang mengalami kerusakan.
"Iya, ada tiga rumah warga yang rusak karena itu," kata Edy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Edy belum merinci tingkat kerusakan maupun nilai kerugian yang dialami warga. Dia menuturkan, persoalan teknis akibat kebocoran pipa merupakan wewenang Balai Wilayah Sungai.
"Secara teknis mereka (Balai Wilayah Sungai) lebih paham tindak lanjutnya. Karena kewenangan pusat," jelasnya.
Diketahui, semburan air akibat pipa kebocoran pipa tersebut viral di media sosial. Dalam video beredar, tampak semburan air berada di sekitar sungai.
Semburan air bertekanan tinggi itu keluar dari titik kebocoran hingga ke kawasan pinggir jalan. Semburan air tampak menjulang tinggi dan mengenai sejumlah rumah warga di sekitar lokasi.
