Kebakaran melanda 150 hektare lahan milik warga dan TNI Angkatan Udara (AU) di wilayah Malimpung, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kebakaran awalnya disebut terjadi di lahan warga sebelum merembet ke area lahan milik TNI AU.
"Berdasarkan data terakhir yang kami miliki ada sekitar 150 hektare lahan terbakar," kata Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pinrang Rhommy RM Manule kepada detikSulsel, Sabtu (29/8/2026).
Kebakaran terjadi di Desa Malimpung dan Desa Padangloang, Kecamatan Patampanua, Kamis (27/8) sore. Lahan milik TNI AU turut terbakar dalam kejadian tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lahan yang terbakar masuk 2 desa yakni Desa Malimpung dan Desa Padangloang. Termasuk ada sebagian lahan milik TNI AU yang ikut terbakar," ujarnya.
Kepala Penerangan (Kapen) Lanud Sultan Hasanuddin Letkol Sus Yudha Pramono membenarkan bahwa lahan yang terbakar Sebagian milik TNI AU. Meski demikian, dia mengaku belum memiliki data luas lahan yang terbakar.
"Informasi awal yang terbakar itu semak-semak dan rumput kering. Jadi ada sebagai lahan warga dan lahan kami yang terbakar," bebernya.
Terkait penyebab kebakaran, Yudha mengatakan pihaknya belum dapat memastikan. Penyebab kebakaran masih menunggu hasil investigasi tim yang telah diterjunkan ke lokasi.
"Penyebab kebakaran sementara kita mau investigasi. Itu tim turun ke lokasi," katanya.
Selain melakukan pengecekan, tim dari Lanud Sultan Hasanuddin juga memberikan sosialisasi kepada warga sekitar. Masyarakat diimbau lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk membakar sampah.
"Tim dari Lanud juga tadi sekaligus melaksanakan sosialisasi ke warga masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melaksanakan aktivitas bakar-bakar sampah dan lainnya, untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan," imbuhnya.
