Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Kota Ambon, Maluku. Insiden itu mengakibatkan 4 bangunan rumah dan ruko serta 50 kamar kos hangus.
"Telah terjadi kebakaran yang menyebabkan beberapa unit rumah milik warga hangus terbakar," ujar Kasi Humas Polresta Pulau Ambon, Ipda Janete S Luhukay kepada detikcom, Jumat (28/8/2026).
Peristiwa itu terjadi di Desa Batu Merah Kampung RT 002/RW 001, Kecamatan Sirimau, Ambon pada Jumat (28/8) pukul 09.40 WIT. Kebakaran diduga berawal dari siswi SMA inisial SH (15) yang hendak memasak air di kompor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saksi kemudian menyalakan kompor di depan kamar kos, namun seketika api membesar. Saksi berupaya memadamkan api tersebut, tetapi api semakin membesar," beber Janete.
Kompor yang berdekatan dengan dinding tripleks membuat api dengan cepat membesar. Hal itu membuat SH panik kemudian keluar kamar kos meminta pertolongan.
"Selanjutnya, warga (yang mengetahui kebakaran itu) lalu bersama-sama berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya. Namun kobaran api semakin membesar dan merambat ke bangunan serta pemukiman warga di sekitar lokasi," jelasnya.
Sebanyak 5 mobil Damkar Kota Ambon dikerahkan ke lokasi usai mendapati laporan kebakaran. Selain itu, personel Polresta Pulau Ambon dan Polsek Sirimau juga turun membantu memadamkan api.
"Petugas Damkar langsung memadamkan kobaran api dibantu oleh personel kepolisian dan warga sekitar. Pukul 11.20 WIT, api berhasil dipadamkan, kemudian petugas Damkar dibantu warga sekitar melakukan pendinginan," jelasnya.
Janete menambahkan kebakaran tersebut mengakibatkan 3 bangunan rumah, 1 rumah toko (ruko) dan 50 kamar dari dua pemilik berbeda terbakar. Kebakaran juga mengakibatkan 2 petugas dan 2 warga juga terluka saat melakukan pemadaman.
"Kerugian materil dari kejadian tersebut ditaksir sekira Rp 5 miliar hingga Rp 6 miliar. Sampai dengan saat ini, petugas Damkar masih melakukan pendinginan di TKP untuk memastikan tidak ada lagi titik api," imbuhnya.
