Siswa SMAN 7 Pinrang bernama Muh Fadil (16) menjadi salah satu delegasi perwakilan Indonesia di Harvard Project for Asian and International Relations (HPAIR) yang digelar di Hanoi, Vietnam. Fadil akan mengikuti konferensi Internasional secara virtual.
"Alhamdulillah saya terpilih dan lolos mengikuti Harvard Project for Asian and International Relations yang diselenggarakan dengan Universitas Harvard," kata Fadil kepada detikSulsel, Kamis (20/8/2026).
Siswa Kelas XI SMAN 7 Pinrang itu mengatakan proses seleksi untuk mengikuti program tersebut sangat ketat. Dia menyebut ada 50 ribu orang dari berbagai negara yang mendaftar, dan dari Indonesia hanya ada dua orang yang lolos.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari 50.000 orang dari seluruh dunia yang mendaftar disaring menjadi 500, saya mengikuti tahap wawancara dan masyaallah sekali saya lolos. Perwakilan dari Indonesia yang baru terpublikasikan ada dua dan saya salah satunya," bebernya.
Siswa yang hobi membaca ini memaparkan proses tahapan seleksi dimulai dari pengiriman portofolio hingga penyusunan esai dengan tema khusus Reign and Resolve. Kemudian dilanjutkan dengan tahap akhir melalui proses wawancara.
"Saya memasukkan portofolio, kemudian membuat esai berjudul From Pinrang to the Global Stage: A Young Voice for Asia's Future, dan setelah proses seleksi dinyatakan lolos kemudian lolos lagi proses wawancara hingga akhirnya terpilih," jelasnya.
HPAIR kata Fadil merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi mahasiswa tingkat internasional di bawah Harvard University. Tahun ini Konferensi HPAIR dijadwalkan berlangsung di Hanoi, Vietnam secara offline dan daring melalui Zoom selama tiga hari pada Jumat-Minggu (21-23/8).
"Jadi ini kegiatan ada offline dan virtual. Saya itu ikut yang virtual karena pertimbangan biaya yang besar kalau harus ke sana langsung," katanya.
HPAIR ini nantinya akan dihadiri berbagai tokoh dunia. Di antaranya Sekjen PBB Ban Ki Moon, Mantan Presiden Korea Selatan Kim Dae Jung, CEO Of Qoura Adam D'Angele, Direktur World Health Organization Tedroz Adhanom dan narasumber ternama lainnya.
"Pembicaranya seperti mantan Sekretaris Jenderal PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa), mantan presiden Korea Selatan, mantan presiden Singapura, dan juga mantan presiden organisasi kesehatan dunia (WHO) yang dari PBB," paparnya.
Siswa yang bercita-cita jadi diplomat ini berharap dengan prestasi lolos mengikuti HPAIR dapat mempermudah langkahnya kuliah ke Harvard University. Sebab HPAIR merupakan salah satu kegiatan yang bergengsi di level internasional.
"Biasanya sih peluang menjadi lebih besar lolos jika mendaftar sebab kita sudah mendapat sertifikat dari Harvard. Sehingga bisa jadi bahan pertimbangan untuk masuk ke kampus Harvard," imbuhnya.
Kepala SMAN 7 Pinrang Ikhwan Matu mengatakan pihak sekolah senantiasa mendorong para siswa agar berani mengukir prestasi dari skala nasional hingga internasional. Fadil merupakan siswa pertama dari SMAN 7 Pinrang yang berhasil menembus konferensi internasional.
"Kami selalu mendorong siswa mampu berprestasi. Fadil ini memang anak yang cukup luar biasa dan belajar secara otodidak sehingga kami mendukung kebutuhan dia terutama untuk mengikuti HPAIR ini," katanya.
