Rumah Ayah Saddil Ramdani di Muna Barat Terbakar, Kerugian Rp 150 Juta

Rumah Ayah Saddil Ramdani di Muna Barat Terbakar, Kerugian Rp 150 Juta

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Minggu, 16 Agu 2026 09:26 WIB
Rumah ayah pemain Timnas Indonesia Saddil Ramdani terbakar di Muna Barat.
Rumah ayah pemain Timnas Indonesia Saddil Ramdani terbakar di Muna Barat. Foto: Istimewa
Muna Barat -

Rumah ayah pemain Timnas Indonesia Saddil Ramdani, La Pantasi terbakar di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra). Polisi menyebut kerugian akibat insiden itu mencapai Rp 150 juta.

"Total kerugian kebakaran rumah (ayah Saddil) ditaksir mencapai Rp 150 juta," kata Kapolsek Lawa Ipda Jaman dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2026).

Insiden tersebut terjadi di kampung halaman Saddil di Desa Barangka, Kecamatan Barangka, Mubar pada Jumat (14/8) sekitar pukul 16.20 Wita. Jaman mengatakan rumah tersebut merupakan bangunan semi permanen beratap seng dengan luas 114,5 meter persegi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bangunan rumah korban merupakan semi permanen beratap seng dan berlantai keramik," ujar dia.

Saat kebakaran terjadi, La Pantasi bersama istrinya sedang berada di kampung sebelah di Desa Guali, Kecamatan Kusambi. Keduanya meninggalkan rumah untuk menyaksikan cucunya mengikuti lomba gerak jalan.

ADVERTISEMENT

"Korban bersama istrinya meninggalkan rumah pukul 14.00 Wita," jelas Jaman.

Api pertama kali diketahui warga bernama Samsuddi yang sedang berada di sebuah bengkel. Dia melihat kepulan asap hitam tebal dari arah timur dan kemudian mendatangi sumber asap.

"Saat tiba di lokasi api sudah membesar sehingga saksi hanya bisa berteriak meminta pertolongan," ungkapnya.

Sejumlah warga kemudian berdatangan untuk membantu memadamkan api. Namun, kobaran api yang sudah membesar membuat warga tidak dapat masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan barang-barang.

"Warga hanya bisa menyelamatkan sepeda motor milik korban dan satu unit mobil yang terparkir di sekitar lokasi," ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh harta benda milik korban ikut terbakar. Barang yang ludes di antaranya tiga lemari kayu, dua lemari plastik, satu lemari kaca, tiga tempat tidur kayu, dua springbed, kulkas, televisi, kipas angin dan dua telepon genggam.

"Uang tunai Rp 2 juta, sembako, seluruh perabot dapur, serta dokumen penting berupa ijazah SD, SMP, SMA dan sertifikat tanah juga ikut terbakar," bebernya.

Terpisah, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Muna Barat La Utu mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 16.16 Wita. Tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

"Saat tiba di lokasi, api sudah melalap seluruh rumah. Anggota langsung melakukan pemadaman sisa api yang membakar bangunan," kata La Utu.

La Utu memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," pungkasnya.



(ata/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads