Pikap Bawa 12 Mahasiswa Terjun ke Jurang Bantaeng Diduga Akibat Rem Blong

Pikap Bawa 12 Mahasiswa Terjun ke Jurang Bantaeng Diduga Akibat Rem Blong

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Jumat, 14 Agu 2026 17:00 WIB
ilustrasi kecelakaan mobil dan truk, tabrakan
Foto: Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (Ilustrasi: Andhika Akbaryansyah)
Bantaeng -

Mobil pikap yang mengangkut 12 mahasiswa asal Kota Makassar terjun ke jurang di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kecelakaan tunggal itu terjadi diduga akibat rem blong.

Peristiwa itu terjadi Poros Dusun Barombong, Desa Bonto Lojong, Kecamatan Uluere pada Kamis (13/8) sekitar pukul 13.00 Wita. Mobil tersebut dikemudikan mahasiswa berinisial MWF (21).

"Kendaraan tersebut terjatuh ke jurang saat melintasi jalan menurun, diduga akibat mengalami gangguan pada sistem pengereman," ujar Kasat Lantas Polres Bantaeng, Iptu Irdham Syah kepada wartawan, Jumat (14/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Irdham mengatakan kecelakaan terjadi saat mobil melaju dari arah utara menuju selatan. Kendaraan kemudian kehilangan kendali saat melintasi jalan menurun.

"Pengemudi diduga tidak dapat mengendalikan laju kendaraan akibat rem mengalami gangguan, sehingga kendaraan kemudian keluar dari jalur dan terjatuh ke jurang," katanya.

ADVERTISEMENT

Kecelakaan itu mengakibatkan pengemudi dan 11 penumpang mengalami luka-luka. Mereka mengalami keluhan berbeda, mulai nyeri, memar hingga luka lecet pada sejumlah bagian tubuh.

"Pengemudi mengalami nyeri pada paha dan lutut kanan. Sementara sejumlah penumpang mengalami keluhan berupa sakit pada kaki, pinggang, tangan, bahu, tulang belakang, serta wajah," jelas Irdham.

Seluruh korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Kecelakaan itu mengakibatkan kerugian material Rp 5 juta.

"Petugas kepolisian kini masih melakukan penanganan dan pemeriksaan terkait kecelakaan tersebut untuk memastikan penyebab pasti kendaraan kehilangan kendali hingga terjatuh ke jurang," pungkas Irdham.



(sar/asm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads