Upacara menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Pramuka pada 14 Agustus 2026. Maka dari itu, pedoman pelaksanaan upacara Hari Pramuka menjadi salah satu hal penting yang harus diketahui bagi penyelenggara.
Terdapat pedoman resmi upacara yang diatur oleh Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Indonesia. Pedoman ini mencakup sejumlah ketentuan termasuk susunan upacara yang dapat menjadi acuan bagi penyelenggara.
Susunan Upacara Hari Pramuka Resmi Kwarnas
Hingga saat ini, Kwarnas belum menerbitkan pedoman susunan upacara Hari Pramuka ke-65 tahun 2026. Meski demikian, pelaksanaan upacara dapat mengacu pada ketentuan dalam Surat Keputusan (SK) Kwarnas Nomor 178 Tahun 1979 Petunjuk Penyelenggaraan Upacara di dalam Gerakan Pramuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan ketentuan tersebut, berikut susunan upacara yang dapat dijadikan acuan untuk pelaksanaan upacara Hari Pramuka 14 Agustus 2026:
- Pasukan peserta upacara disiapkan oleh Pemimpin Upacara;
- Pembina Upacara menempatkan diri di tempat yang ditentukan;
- Penghormatan pasukan kepada Pembina Upacara dipimpin oleh Pemimpin Upacara;
- Laporan Pemimpin Upacara kepada Pembina Upacara bahwa upacara siap dimulai;
- Petugas pengibar bendera Sang Merah Putih maju ke tiang bendera dan mengikatkan bendera dengan tali. Setelah itu, bendera direntangkan dan salah seorang petugas mengatakan "Bendera siap";
- Penghormatan kepada bendera Merah Putih dipimpin oleh Pemimpin Upacara;
- Pengibaran bendera diiringi dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh korps musik atau paduan suara;
- Setelah bendera sampai di puncak tiang, Pemimpin Upacara menyerukan aba-aba "Tegak...grak";
- Petugas pengibar bendera mengikatkan tali ke tiang bendera, kemudian mundur tiga langkah, memberi hormat kepada bendera Sang Merah Putih dan kembali ke tempat semula;
- Mengheningkan cipta dan berdoa dipimpin oleh Pembina Upacara;
- Pembacaan teks Pancasila;
- Amanat Pembina Upacara;
- Laporan Pemimpin Upacara kepada Pembina Upacara bahwa upacara pengibaran bendera telah dilaksanakan;
- Penghormatan pasukan peserta upacara kepada Pembina Upacara di pimpin oleh Pemimpin Upacara;
- Pembina Upacara meninggalkan tempat upacara;
- Pasukan peserta upacara dibubarkan oleh Pemimpin Upacara;
Pedoman Resmi Upacara dalam Pramuka dan Jenisnya
Berikut adalah pedoman resmi upacara dalam Gerakan Pramuka yang meliputi pokok acara dan jenis upacaranya sebagaimana tercantum dalam SK Kwarnas Nomor 178 Tahun 1979:
Pokok-pokok Upacara Gerakan Pramuka
Semua upacara dalam Gerakan Pramuka mengandung unsure-unsur pokok sebagai berikut:
- Bentuk barisan yang digunakan oleh peserta upacara selalu disesuaikan dengan perkembangan jiwa peserta didik.
- Bentuk barisan upacara di satuan Pramuka Siaga adalah lingkaran, karena perhatian dan perkembangan jiwanya masih terpusat pada orang tua/Pembina.
- Bentuk barisan upacara di satuan Pramuka Penggalang adalah bentuk angkare, karena perhatian dan perkembangan jiwanya telah mulai terbuka.
- Bentuk barisan upacara di satuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega adalah bersaf, karena perhatian dan perkembangan jiwanya sudah terbuka luas.
- Jika peserta upacara itu terdiri dari dua golongan atau lebih, maka bentuk barisan yang digunakan ditentukan oleh pimpinan upacara atau pengatur upacara sesuai dengan keadaan setempat.
- Penghormatan kepada bendera Sang Merah Putih dilakukan:
- Pada waktu pengibaran dan penurunan (penyimpanan) Sang Merah Putih;
- Pada waktu Sang Merah Putih dibawa masuk atau keluar ruang upacara.
- Pembacaan kode kehormatan dalam bentuk ketentuan moral budi pekerti:
- Untuk Pramuka Siaga, Dwidarma;
- Untuk Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega, Dasadarma.
- Pada waktu pembacaan Dwidarma dan Dasadarma, para Pramuka tidak melakukan penghormatan, tetapi penghormatan dilakukan pada saat pengucapan Dwisatya atau Trisatya. Kewajiban berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa (dengan menundukkan kepala) agar selalu mendapat rahmat dan hidayah dalam segala kegiatan.
- Rangkaian seluruh upacara dilakukan dalam suasana khidmat dan bersungguh-sungguh.
Pokok-pokok Upacara
Semua upacara dalam Gerakan Pramuka mengandung unsur-unsur pokok sebagai berikut:
- Pada upacara di luar Gerakan Pramuka, pelaksanaannya disesuaikan dengan ketentuan dan peraturan yang disusun oleh penyelenggaranya.
- Dalam pelaksanaan upacara dalam Gerakan Pramuka harus ada:
- Pengibaran Sang Merah Putih;
- Pembacaan Pancasila;
- Pembacaan Kode Kehormatan Pramuka; dan
- Doa.
Jenis Upacara
- Macam upacara dalam Gerakan Pramuka adalah:
- Upacara Umum
- Upacara Pembukaan/Penutupan Latihan
- Upacara Pelantikan
- Upacara Kenaikan
- Upacara Pindah Golongan
- Upacara Meninggalkan Ambalan/Racana
- Tempat Upacara adalah:
- Di dalam ruangan; dan
- Di luar/lapangan.
Contoh Susunan Upacara Hari Pramuka
Selain itu, susunan acara upacara Hari Pramuka pada tahun-tahun sebelumnya juga dapat dijadikan referensi. Berikut contohnya:
Susunan Upacara Hari Pramuka 2025
Melansir Surat Edaran Nomor: 207/1132-E tentang Penyelenggaraan Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025 Tingkat Kota Salatiga, berikut susunan upacara Hari Pramuka:
- Pembina upacara memasuki lapangan upacara, pasukan disiapkan.
- Hymne Satya Darma Pramuka.
- Penghormatan pasukan.
- Laporan pemimpin upacara.
- Pengibaran bendera merah putih dipimpin oleh pemimpin upacara.
- Mengheningkan cipta dipimpin oleh pembina upacara.
- Pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945.
- Pembacaan Dasa Darma dan Dwi Darma Pramuka.
- Penyematan tanda penghargaan Gerakan Pramuka.
- Amanat pembina upacara.
- Menyanyikan lagu wajib nasional.
- Pembacaan doa.
- Laporan pemimpin upacara.
- Penghormatan pasukan.
- Pembina upacara meninggalkan lapangan upacara.
- Upacara selesai.
Susunan Upacara Hari Pramuka 2024
Contoh susunan upacara Hari Pramuka berikut merujuk pada peringatan tahun 2024 yang tertera dalam Surat Gerakan Pramuka Kwartir Nasional Nomor 0268-00-B:
1. Acara Pendahuluan
- Panitia Hari Pramuka telah siap di tempat acara.
- Peserta upacara telah siap di tempat acara.
- Pembina upacara menuju Mimbar Kehormatan.
2. Acara Pokok
- Salam kebangsaan.
- Laporan Ketua Kwartir...Gerakan Pramuka....
- Penghormatan pasukan kepada pembina upacara.
- Mengheningkan cipta dipimpin oleh pembina upacara.
- Pembacaan Pancasila.
- Pembacaan Pembukaan Undang-undang Dasar 1945.
- Pembacaan Dasa Darma Pramuka.
- Penerimaan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka.
- Pembacaan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka tentang Penganugerahan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka.
- Amanat pembina upacara.
- Hymne Satya Darma Pramuka.
- Doa bersama.
- Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara.
- Penghormatan pasukan kepada pembina upacara.
- Pembina upacara menuju Mimbar Kehormatan.
- Salam kebangsaan.
3. Acara Tambahan
- Atraksi kepramukaan.
- Pasukan disiapkan.
4. Acara Penutup
- Pembina upacara meninggalkan tempat upacara.
- Pasukan diistirahatkan.
- Pemimpin upacara membubarkan pasukan upacara.
Itulah pedoman resmi susunan acara yang dapat dijadikan acuan pada pelaksanaan upacara Hari Pramuka 2026. Semoga membantu!
(alk/alk)
