Wakil Ketua DPR RI Komisi V periode 2024-2029 Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) meraih penghargaan detikTimur Awards 2026 Kategori Akselerator Infrastruktur dan Konektivitas Ekonomi Daerah. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmennya mengawal percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak pada konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Penerima trofi penghargaan diwakili oleh Tenaga Ahli, Rendy Syahputra dalam malam penganugerahan detikTimur Awards 2026 di Grand Ballroom Trans Hotel Jakarta, Jumat (7/8/2026). Melalui detiktimur Awards 2026, detikcom mengapresiasi berbagai pihak yang menghadirkan inovasi, kepemimpinan, serta program-program berdampak bagi kemajuan masyarakat dan daerah di Indonesia.
Seleksi penerima penghargaan dilakukan melalui tahapan khusus oleh dewan redaksi detikcom dan detikSulsel dengan memperhatikan kriteria inovasi, kreativitas, inspiratif, dampak bagi masyarakat, dan keaktifan di bidang masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kiprah AIA di Balik Percepatan Infrastruktur dan Katahanan Air
Komitmen AIA dalam mempercepat pembangunan infrastruktur diwujudkan melalui berbagai kunjungan kerja dan pengawasan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN). Dilansir dari laman resmi Partai Gerindra, salah satu langkah yang dilakukan AIA adalah memimpin peninjauan pembangunan Jalan Lingkar Utara Flores di Nusa Tenggara Timur untuk memperkuat konektivitas menuju Labuan Bajo.
"Tujuannya agar manfaat segera dirasakan masyarakat, memperkuat konektivitas antar wilayah, serta mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Pulau Flores," ujar AIA saat Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI di Manggarai Barat, NTT, Selasa (22/7/2026).
Upaya tersebut juga dilakukan di berbagai daerah lainnya. AIA juga meninjau pembangunan Jalan Manado Outer Ring Road (MORR) 3 Tahap IV di Sulawesi Utara, sejumlah infrastruktur strategis di Sulawesi Tengah, serta mengawal pembangunan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional untuk memperkuat konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur konektivitas, AIA juga memberikan perhatian besar terhadap penguatan ketahanan air nasional. Melalui fungsi pengawasan di Komisi V DPR RI, ia mendorong pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), penyediaan air baku, jaringan irigasi, serta infrastruktur pengendalian banjir sebagai solusi jangka panjang menghadapi kekeringan dan krisis air akibat perubahan iklim.
Aksi nyatanya diwujudkan dengan mengawal pengembangan SPAM regional, termasuk SPAM Jatiluhur, guna memperluas akses air bersih bagi masyarakat. Di saat yang sama, AIA juga mengawal percepatan pembangunan sejumlah bendungan strategis, seperti Bendungan Karalloe, Paselloreng, Pamukkulu, Jenelata, dan Karian, serta mendorong pengembangan jaringan irigasi untuk mendukung ketahanan pangan.
Tak berhenti di situ, AIA juga aktif memperjuangkan normalisasi sungai, pembangunan tanggul, dan pengendalian banjir di berbagai daerah, mulai dari Sungai Bila di Kabupaten Wajo, Sungai Tondano, Sungai Tikala, dan Sungai Sario di Kota Manado, hingga Sungai Ciujung di Provinsi Banten. Berbagai langkah tersebut menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan air sekaligus mengurangi risiko bencana banjir dan kekeringan.
Di luar tugasnya sebagai legislator, AIA juga menjabat sebagai Ketua KADIN Sulsel. Sinergi kedua peran tersebut memperkuat upaya mendorong investasi, memperlancar rantai pasok, serta meningkatkan daya saing UMKM. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur yang dikawalnya tidak hanya menghadirkan konektivitas fisik, tetapi juga menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
