Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) dan perusahaan Portage Energy dari Kanada menjajaki kerja sama bidang energi. Portage Energy akan berinvestasi di Gowa terkait pengolahan sampah dan energi terbarukan melalui rencana pengembangan fasilitas waste-to-energy.
Perwakilan Portage Energy membahas rencana investasi itu saat berkunjung ke rumah Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin, Senin (27/6/2026). Darmawangsyah mengatakan Pemkab Gowa menyambut positif peluang investasi tersebut dan siap mendukung proses persiapan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.
"Pemerintah Kabupaten Gowa mengucapkan terima kasih atas kunjungan Portage Energy terkait keinginan untuk membangun pengolahan sampah modern yang output-nya nanti menjadi energi terbarukan dan karbon. Kita dukung penuh untuk memastikan kesiapan izin, lokasi, serta kebutuhan-kebutuhan mereka," kata Darmawangsyah dalam keterangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menegaskan investasi yang masuk ke Gowa harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung kepentingan pembangunan daerah. Dia menegaskan Pemkab Gowa terbuka untuk kerja sama dengan Portage Energy.
"Intinya, kita menerima investasi yang masuk di Gowa semata-mata untuk kepentingan masyarakat di Kabupaten Gowa serta kepentingan daerah," ujarnya.
Darmawangsyah menuturkan peluang ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan investasi bernilai ekonomi yang sekaligus mampu menjawab persoalan lingkungan dan menciptakan manfaat baru bagi masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Gowa terus berusaha untuk mengundang investasi masuk ke Kabupaten Gowa sesuai dengan visi misi kita untuk Gowa Maju," lanjutnya.
Pemerintah Gowa dan Portage Energy Kanada menjajaki kerja sama energi terbarukan melalui proyek waste-to-energy Foto: dok istimewa |
Sementara itu, Chief Commercial Officer Portage Energy Stephen Akpakwu mengatakan, rencana pengembangan waste-to-energy di Gowa diarahkan untuk menjawab dua kebutuhan sekaligus, yaitu mengurangi persoalan sampah dan menghasilkan energi.
"Kami melihat peluang yang baik untuk mencapai dua tujuan. Kami ingin memanfaatkan sampah dengan baik sekaligus menghasilkan listrik," jelasnya.
Selain menghasilkan energi, proyek tersebut dinilai memiliki potensi ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja. Portage Energy berencana mengembangkan proyek dengan pendekatan berbasis komunitas agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Kami ingin memulai dengan pendekatan yang digerakkan oleh komunitas dan memastikan Gowa serta kabupaten lainnya dapat memperoleh manfaat dari proses mengubah sampah menjadi nilai ekonomi," ujarnya.
Pembahasan lanjutan akan mencakup opsi solusi energi terbarukan, model kolaborasi, serta kebutuhan proyek. Portage Energy juga menyatakan ketertarikannya untuk menyelaraskan keahlian mereka dengan prioritas ekonomi dan lingkungan jangka panjang Kabupaten Gowa.

